#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
INFOGRAFIS: Sebab Lee Chong Wei Mundur dari Bulu Tangkis
14 June 2019 10:00 WIB
PUTRAJAYA – Salah satu legenda bulu tangkis dunia, Lee Chong Wei, memutuskan mundur dari kompetisi. Dalam konferesi pers di Menara KBS, Putrajaya, Malaysia, Kamis (13/6), pria asal Malaysia itu ditemani Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Malaysia, Syed Saddiq Abdul Rahman, dan Presiden Federasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), Datuk Seri Norza Zakaria.

Kesehatan menjadi alasan utama Chong Wei memilih pensiun. Setelah pulih dari kanker hidung yang membebatnya sejak Juli 2018, pemain yang mendapat gelar Dato (Datuk) dari Pemerintah Malaysia itu sempat kembali selama beberapa bulan. Namun, ia merasa kurang maksimal.

Akhirnya, kemarin, teka teki soal masa depan Chong Wei dalam olahraga tepok bulu pun terjawab. Setelah berkarier selama 19 tahun, pebulu tangkis kelahiran 21 Oktober 1982 itu pamit dari dunia yang membesarkan namanya. “Ini keputusan yang sulit,” katanya, berurai air mata.


Baca Juga :
- Komentar Ahsan/Hendra Usai Kalahkan Pasangan Inggris
- Set Pertama Sampai 7 Kali Deuce, Ahsan/Hendra Melenggang ke Babak Kedua

“Saya sangat menyukai bulu tangkis namun tak punya pilihan. Kesehatan saya jauh lebih penting. Saya diberikan delapan pertanyaan mengenai kondisi terkini dan hasilnya saya tidak cukup fit untuk melakukan aktivitas dengan intensitas tinggi (bermain),” Chong Wei menambahkan.

Sejak melakoni debut, 2000, Chong Wei secara kesuluruhan telah mengantongi 69 gelar. Bahkan, pemain berpostur 172 cm itu disebut sebagai raja turnamen level superseries karena mengantongi 46 titel. Ia juga tercatat sebagai tunggal putra terlama di peringkat pertama dunia, 310 pekan.

Sayang, sepanjang karier, Chong Wei belum mampu menyumbang emas untuk Malaysia dalam Olimpiade. Ia hanya mampu meraih tiga perak, masing-masing 2008, 2012, dan 2016. Untuk edisi terakhir, Chong Wei jadi runner-up usai kalah dari wakil Cina, Chen Long, 18-21, 18-21.

Chong Wei  juga belum pernah meraih emas Asian Games. Pencapaian terbaiknya hanya satu perak (2010) dan perunggu (2006 dan 2014). Kondisi serupa juga terjadi dalam Kejuaraan Dunia, di mana Dato hanya mampu menorehkan perak (2011, 2013, dan 2015), serta perunggu (2005).

Kemarin, Chong Wei pun menyampaikan permintaam maaf kepada warga Malaysia karena belum bisa mempersembahkan emas Olimpiade. Ambisinya untuk meraih podium tertinggi dalam pesta olahraga terbesar itu memang besar. Atas dasar itu pula, ia sempat ragu pensiun.

Pria 36 tahun itu masih ingin tampil Olimpade Tokyo XXXII/2020. “Anda tahu saya menderita kanker. Saya melawan dan bisa melewatinya karena takut pensiun dengan penyesalan. Saya takut tak bisa beri emas. Saya berusaha tapi dokter bilang terlalu berisiko jika saya melanjutkan,” katanya.

Impian untuk bisa tampil di Negeri Sakura memang pupus. Namun, peraih empat gelar All England itu akan tetap jadi bagian dari skuat Malaysia. Syed Saddiq mengatakan, Chong Wei berpotensi menjadi Chief de Mission (CdM) Negeri Jiran dalam pesta olahraga empat tahunan tersebut.

“Kami sepakat untuk mencalonkan Lee Chong Wei sebagai CdM di Olimpiade Tokyo. Alasanya sederhana. Kami tak bisa memikirkan orang lain yang lebih baik untuk mengibarkan bendera Malaysia dan menginpirasi atlet muda. Semangat juangnya sangat besar,” kata Syed Saddiq.


Baca Juga :
- Komentar Owi/Winny Usai Kalahkan Pasangan India
- Owi/Winny Menang Mudah atas Pasangan India

Menpora termuda itu mengatakan, pihaknya akan selalu memberi dukungan kepada Chong Wei dalam setiap keputusan. “Tak peduli jalan apa yang dipilih setelah ini. Ia adalah pahlawan sejati bagi semua orang Malaysia. Merupakan kehormatan bisa melayaninya,” Syed Saddiq menuturkan.

Chong Wei mengatakan, bisa jadi CdM seperti mimpi yang jadi kenyataan. Meski tak lagi berstatus pemain, peran komandan kontingen sangat penting untuk membantu atlet membawa pulang emas. “ Saya berharap kita bisa mendapatkan medali emas pertama untuk Malaysia,” ujar Chong Wei.*MUHAMMAD RAMDAN 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA