#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Alexander-Arnold dan Robertson Bisa Jadi Bumerang bagi Liverpool
15 June 2019 16:17 WIB
LIVERPOOL – Mohamed Salah, Virgil Van Dijk, Sadio Mane, dan Alisson Becker adalah pemain yang paling banyak mendapatkan kredit dari sukses Liverpool FC musim lalu. Namun ada dua nama lain yang juga tidak boleh dilupakan, yakni Trent Alexander-Arnold dan Andrew Robertson. Peran mereka sangat signifikan di sektor bek kanan dan kiri, terutama dengan sepakbola agresif yang dimainkan The Reds.

Dinamisme keduanya sangat terasa bagi Liverpool, terutama ketika membantu serangan. Ini terbukti dari kontribusi assist yang mereka berikan di Liga Primer 2018/19. Alexander-Arnold menyumbang 12 assist sementara Robertson 11 assist. Itu menjadi torehan kedua tertinggi yang dibukukan oleh bek sayap di lima liga top Eropa sepanjang musim lalu.

Catatan mereka hanya kalah dari bek kanan FC Bayern Muenchen yang mencetak 13 assist di Bundesliga. Robertson sendiri mengakui bahwa dirinya dan Alexander-Arnold bersaing dalam menyumbang assist untuk The Reds. “Musim lalu kami memutuskan untuk berlomba melakukannya,” ujar Robertson mengakui motivasi yang membuatnya dan Alexander-Arnold berusaha membuat assist sebanyak-banyaknya.


Baca Juga :
- Komentar Juergen Klopp Usai Liverpool Habisi Arsenal 3-1
- Susunan Pemain Liverpool vs Arsenal

Namun dengan kecenderungan Liverpool memaksimalkan agresivitas kedua bek sayap andalannya itu dalam membantu serangan bisa menjadi bumerang musim depan. Pasalnya, ini akan membuat permainan The Reds mudah ditebak tim-tim lawan. Mayoritas klub telah mengetahui salah satu kekuatan juara Liga Champions 2018/19 tersebut. Untuk itulah pelatih Juergen Klopp butuh alternatif.

Musim depan, Liverpool dinilai perlu mencari cara untuk mengurangi ketergantungan terhadap kontribusi Alexander-Arnold dan Robertson. Selain itu, Klopp juga sadar keduanya tidak akan bisa bermain di setiap laga. Kemungkinan cedera tentu saja menjadi elemen kejutan yang wajib diantisipasi. Sepanjang musim lalu, mereka cukup beruntung jarang mengalami cedera.

Para rival The Reds tentu akan lebih siap meminimalkan ancaman yang bisa dihadirkan Alexander-Arnold maupun Robertson. Selain itu, sangat berbahaya bagi Liverpool saat bertemu tim-tim yang memiliki deretan winger berkualitas seperti Manchester City FC atau Tottenham Hotspur FC. Klopp butuh bek sayap yang memiliki disiplin bertahan tinggi saat mengawal pemain lincah macam Raheem Sterling atau Son Heung Min.

Tak hanya di kancah domestik, Liverpool juga perlu mencari solusi agar mampu kembali berjaya di Liga Champions. Saat bertemu Paris Saint Germain FC (PSG) di fase grup musim lalu misalnya. Robertson kewalahan menghentikan pergerakan bintang muda Les Parisien, Kylian Mbappe. Jika tidak menemukan pelapis sepadan, minimal Klopp perlu plan B agar timnya bisa  terus melanjutkan progres.

Salah satu solusi adalah memaksimalkan pemain seperti Alex Oxlade-Chamberlain dan Naby Keita. Dua gelandang ini berbeda dari mayoritas pemain tengah yang dimiliki Liverpool. Oxlade-Chamberlain dan Keita memiliki kemampuan menyerang yang baik, terutama untuk melakukan penetrasi hingga ke wilayah pertahanan lawan. Mereka juga mampu menjalani peran sebagai pengatur permainan.


Baca Juga :
- Liverpool Perpanjang Kontrak Hingga 2023, Chamberlain Ingin Menebus Waktu yang Hilang
- Liverpool Raih Sukses Awal Musim Ini berkat Bantuan Peselancar

Musim lalu, Alexander-Arnold dan Robertson nyaman melakukan overlap ke wilayah permainan lawan karena gelandang seperti Fabinho atau Jordan Henderson siap mengover pertahanan. Namun dengan pemain seperti Oxlade-Chamberlain dan Keita, Klopp bisa meminta kedua bek sayap andalannya itu untuk fokus mengawal pertahan, khususnya saat melawan tim-tim papan atas.*

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA