#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Maduraticos Sudah Terbiasa Tanpa Sosok Katalisator
18 June 2019 10:13 WIB
PAMEKASAN – Katalisator Madura United dipastikan absen dalam laga Piala Indonesia 2018/19, Rabu (19/6) lusa. Katalisator yang dimaksud adalah Zah Rahan Krangar. Playmakers asal Liberia itu masih menepi dari lapangan, setelah cedera lamanya kambuh dalam laga uji coba melawab Persatu, Jumat (15/6) lalu.

Situasi ini membuat Maduraticos, julukan baru Madura United, pincang. Namun, tidak benar-benar pincang. Karenanya, dalam laga tandang di markas Persebaya, Stadion Gelora Bung Tomo itu, kecerdasan Dejan Antonic, pelatih Madura United, diuji. Mampukah Antonic mempertahankan gaya ofensif?

Sejatinya, dalam formasi 4-2-3-1 atau 4-3-3 racikan Antonic, Zah Rahan bukan pilihan utama. Dalam tiga laga Liga 1 2019, yang kesemuanya berakhir dengan kemenangan, Zah Rahan bukan pemain inti. Bahkan, pria 34 tahun tersebut belum mendapatkan satu menit pertandingan pun.


Baca Juga :
- Jacksen F. Tiago Buka Rahasia Persipura Taklukkan Madura United
- Komentar JFT Usai Persipura Mengalahkan Madura United

Saat Alberto “Beto” Goncalves diturunkan sejak menit pertama, karakter main Laskar Sapeh Kerrap lebih mengandalkan sisi sayap. Bila Madura United diibaratkan mobil balap, Greg Nwokolo dan Andik Vermansah menjadi piston ganda. Posisi Beto hanya sebagai turbo: pemenambah volume udara masuk ke dalam mesin.

Sebaliknya, begitu Beto ditarik, Antonic memantek dua gelandang bertahan sekaligus. Bisa pula menghadirkan penyerang sayap lainnya, seperti Slamet Nur Cahyo. Mengingat lawan yang akan dihadapi adalah Persebaya, dalam laga tandang pula, sepertinya dua gelandang jadi pilihan Antonic.

“Sangat disayangkan memang. Kami harus kembali kehilangan Zah Rahan karena ada kambuh cedera kakinya. Ini pertandingan yang tidak mudah. Melawan Persebaya di markas mereka, di hadapan suporter yang banyak, jelas tak mudah. Tapi, teamwork kami semakin baik,” kata Antonic.

Berkaca dari dua pertemuan dalam ajang Piala Presiden 2019, di mana Madura United takluk saat tandang dan kandang, Zah Rahan menjadi bagian penting. Artinya, absennya Zah Rahan akan menjadi penanda baru. Karakter Madura United tanpa sang katalisator inilah yang jadi wajah baru Madura United.

“Kami optimistis dengan pemain yang ada, sebab sekarang tidak ada pemain inti atau cadangan atau muda dan tua. Yang ada hanya pemain bagus sipa membela tim. Kami pada leg pertama dan kedua, terutama leg pertama di Surabaya, bisa lepas dari tekanan. Kami harus fokus untuk lolos ke semifinal,” ucap Antonic.

Dalam pertandingan ini, Antonic memboyong 18 pemain. Pada Senin (17/6) siang, pemain-pemain tersebut sudah dibawa ke Surabaya. Pemain-pemain yang baru saja membela timnas Indonesia, yakni Andik dan Beto, turut dibawa serta. Bahkan, dua pemain diyakini akan jadi pembeda.* Noval Luthfianto

Daftar Pemain ke Surabaya

Kiper: Satria Tama Hardianto, Muhammad Ridho Djazulie

Belakang: Al-Fath Fathier, Fachruddin Wahyudi Aryanto, Guntur Aryadi, Andik Rendika Rama, Fandry Imbiri, Marco Sandy Meraudje, Jaimerson da Silva Xavier


Baca Juga :
- INFOGRAFIS: Prediksi Persipura Vs Madura United
- Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2019, Jumat 12 Juli

Tengah: Asep Berlian, Slamet Urfan Nurcahyono, Zulfiandi, Gufroni Al Ma'ruf, Greg Nwokolo Junior, Andik Vermansah, Engelberd Sani

Depan: Aleksandar Rakic, Alberto Goncalves da Costa

BERITA TERKAIT

news
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA