#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Rayakan HUT Persebaya, Bonek Meneriaki Manajemen dan Djadjang Minta Maaf
19 June 2019 08:33 WIB
SURABAYA - Persebaya merayakan ulang tahun ke-92 dengan sederhana. Acara digelar di Mess Ery Erianto di Karanggayam, Kecamatan Tambaksari, Senin (17/6) malam.


Acara dihadiri oleh ratusan Bonek Mania. Selain itu juga hadir beberapa legenda hidup Persebaya di tengah acara, seperti Uston Nawawi, Mat Halil, dan pelatih M Basri.


Acara dibuka dengan menyanyikan lagu sakral Song for Pride. Ratusan bonek, pemain jajaran manajemen serta pelatih terlihat haru saat bernyanyi bersama di mess yang menjadi saksi bisu kejayaan klub itu. Kemudian usai itu manajemen mengajak Bonek untuk berdoa bersama. Dan diakhiri potong tumpeng serta tiup lilin di atas kue.


Baca Juga :
- PSM Menangi Partai Bergengsi Atas Persebaya
- Sempat Minta Garansi ke Presiden Jokowi, Osvaldo Haay Tetap Yakin Jadi PNS lewat Jalur Tes


Pada saat tiup lilin itu, Hansamu Yama adalah pemain yang terlihat begitu antusias dalam acara. Karena bagi dia itu adalah pertama kalinya merayakan ulang tahun sebagai pemain Persebaya. “Sebelumnya merayakan tapi sebagai bonek. Saya adalah pendukung asli Persebaya,” ujar Hansamu.


Sayangnya saat acara sambutan yang disampaikan oleh manajer Candra Wahyudi, Bonek seperti tidak menghiraukan. Bonek malah meneriaki manajemen Persebaya agar tidak pelit membeli pemain. Selain itu ada yang juga meminta agar David da Silva bisa dibawa kembali.


Dengan suasana yang tidak begitu kondusif gantian pelatih Djadjang Nurdjaman yang memberikan sambutan. Pelatih asal Majalengka itu meminta maaf karena dalam tiga laga awal Persebaya belum bisa menang. “Mudahan kami bisa bangkit. Kami berusaha terus berlatih dan mewujudkan meraih point agar Persebaya kembali ke papan atas,” ujarnya.


Husin Ghozali salah satu pentolan bonek di tribune Green Nord menyampaikan keinginannya agar manajemen serius dalam membeli pemain yang berkualitas. “Persebaya ini bukan tim kaleng-kaleng. Dalam membentuk tim jangan setengah-setengah. Sehingga prestasinya bisa jeblok,” ucap Husin.


Pria berdarah Madura ini juga menyampaikan jika bisa Persebaya keluar sebagai juara Liga 1 musim 2019 ini. Karena Persebaya terakhir kali juara pada tahun 2004. “Sudah sekitar lima belas tahun lamanya kami tidak pernah lagi juara,” ucapnya.


Baca Juga :
- Jacksen F. Tiago Buka Rahasia Persipura Taklukkan Madura United
- INFOGRAFIS: Prediksi PSM Vs Persebaya


Cak Cong sapaan akrab dari Husin menambahkan, tuntutannya kepada manajemen adalah agar bisa mengangkat prestasi tim. “Bukan hanya memperbanyak dan membuka store di mana-mana saja,” kata Husin.


Terpisah, salah satu legenda hidup Persebaya Mat Halil l berharap momentum ulang tahun ini bisa jadi kebangkitan bagi Persebaya. “Semoga semakin jaya dan bisa berprestasi musim ini,” ujar mantan pemain yang identik dengan nomor punggung dua ini.*
M BAHRUL MARZUKI

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA