#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Totti Dinilai Terlalu Mendramatisir Keadaan
19 June 2019 12:47 WIB
ROMA – Pernyataan blak-blakan Francesco Totti perihal alasan pengunduran dirinya membuat direksi AS Roma meradang. Mantan direktur teknik itu dianggap telah merusak citra mereka, terutama pemilik klub James Pallotta.

Oleh karena itu, I Giallorossi melancarkan serangan balasan. Mereka menekankan kalau pengakuan Totti itu terlalu didramatisir dan tidak sesuai dengan kenyataan. Tak cukup sampai disitu, klub pun mengutus Wakil Presiden Mauro Baldissoni untuk meluruskan keadaan, Selasa (18/6).

“Perpisahan dengan Totti merupakan kekalahan bagi kami, menyisakan kepahitan,” ujarnya kepada Sky. “Sungguh disayangkan dia punya persepsi seperti itu, tapi kami menjawab dengan fakta. Selama delapan tahun, Francesco punya dua kontrak: sebagai pemain dan direktur. Daniele De Rossi pun sama, memiliki dua kontrak. Ada banyak fakta lain yang tidak perlu kami sebutkan.”


Baca Juga :
- Insigne: Saya Ingin di Napoli Seumur Hidup
- Giampaolo Ingin Piatek seperti Quagliarella

Baldissoni menceritakan kalau pada pertengahan tahun kedua Totti sebagai direktur, I Lupi menawarkan jabatan sebagai direktur teknik. Tapi ikon Roma itu tak kunjung memberi jawaban.

Pria, yang dilantik sebagai CEO Roma sejak 27 Oktober 2011 itu, kemudian menyinggung keluhan Totti yang tidak pernah berbicara dengan Pallotta sejak ada di belakang layar. Menurutnya itu kebohonga besar.

Faktanya, pemilik klub pernah mengundang eks kapten tim itu ke Amerika Serikat supaya lebih kenal dengan  dinamika investasi untuk Roma. Lalu ada undangan lain ke Boston atau rumah peristirahatan pengusaha itu yang terletak di tepi laut.

Menyoal komentar eks pemilik kostum nomor 10 tersebut di mana hanya satu sarannya terkait tim yang didengarkan klub, Baldissoni menyiapkan alasan. “Sungguh normal dalam kerja tim kalau pendapat kita tidak selalu didengar, ibarat perusahaan, keputusan tidak diambil sendiri,” katanya.

Tanpa Totti, klub akan maju terus mewujudkan proyek ambisius Pallotta. Kesalahan yang harus dibayar dengan hasil jeblok di berbagai kompetisi menjadi motivasi untuk bangkit musim depan.


Baca Juga :
- Ramsey Datang untuk Melayani Ronaldo
- Blueprint Permainan Inter Sudah Tergambar

Sementara itu, Totti mengemukakan rencananya setelah pensiun. Dia akan belajar bahasa Inggris supaya bisa menyambar kesempatan yang diberikan FIGC, UEFA atau FIFA.

Pengumuman perceraian antara suami Ilary Blasi itu dengan Roma, menimbulkan gelombang simpati. Walikota Roma Virginia Raggi termasuk dalam kelompok yang sedih. “Totti, para bendera (tim) selalu ada selamanya. Anda pria sejati. Daje France,” ujarnya.* Dari Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA