#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Pramusim Jadi Kesempatan Unjuk Gigi Pemain Liverpool yang Terlupakan
19 June 2019 14:26 WIB
LIVERPOOL – Pramusim bagi mayoritas klub Liga Primer baru dimulai bulan depan. Termasuk, Liverpool FC yang dijadwalkan melakoni enam uji coba sepanjang Juli nanti. Skuat asuhan Juergen Klopp itu baru akan berkumpul selepas Juni. Mereka mendapatkan libur setelah melalui musim yang berat sepanjang 2018/19.

Pramusim kali ini diprediksi bakal menjadi ajang pembuktian bagi sejumlah pemain The Reds, terutama mereka yang terlupakan dan jarang mendapatkan kesempatan atau dipinjamkan ke klub lain musim lalu. Pramusim merupakan momentum untuk para pemain membuat Klopp terkesan. Berikut ini adalah beberapa pemain Liverpool yang akan coba memanfaatkannya:

Alex Oxlade-Chamberlain (Gelandang)


Baca Juga :
- Wijnaldum Mengaku Kerap Lupa Liverpool Klub Besar
- Klopp Masih Berburu Bek

Hanya tampil dalam dua pertandingan pada Liga Primer 2018/19 tidak membuat Oxlade-Chamberlain putus asa. Dia masih ingin membuktikan kemampuannya kepada Klopp dan fan Liverpool. Sepanjang musim lalu, gelandang 25 tahun ini lebih sering berkutat dengan cedera. Soal kualitas, eks pemain Arsenal FC tersebut memiliki kualitas untuk membantu Liverpool meraih lebih banyak trofi pada 2019/20.

Xherdan Shaqiri (Winger)

Sejatinya, winger asal Swiss tampil impresif pada 2018/19. Namun, menumpuknya pemain di sektor serangan membuat Shaqiri lebih sering diturunkan sebagai cadangan. Pramusim ini, menjadi momen yang tepat membuktikan kemampuannya. Sebab pemain seperti Roberto Firmino, Mohamed Salah, dan Sadio Mane akan terlambat mengikuti pramusim karena harus tampil di Piala Amerika 2019 dan Piala Afrika 2019.

Dejan Lovren (Bek tengah)

Lovren memberikan penampilan solid pada 2017/18. Bahkan, bek 29 tahun ini berkontribusi membawa timnas Kroasia ke final Piala Dunia tahun lalu. Namun cedera dan penurunan performa membuatnya kehilangan posisi sebagai tandem Virgil Van Dijk di jantung pertahanan. Musim panas ini pun, Lovren dikaitkan dengan AC Milan. Masih ada waktu bagi Lovren untuk membuktikan kepantasannya di hadapan Klopp

Nathaniel Clyne (Bek sayap)

Didatangkan dari Southampton FC pada 2015. Sayangnya, cedera membuat Clyne harus terpinggirkan sejak 2017. Bahkan, ia dipinjamkan ke AFC Bournemouth pada paruh kedua musim lalu. Usai masa pinjaman berakhir, Clyne harus mampu memberikan bukti kepada Klopp bahwa dirinya layak mendapatkan kepercayaan untuk bersaing dengan Trent Alexander-Arnold di posisi bek kanan.

Adam Lallana (Gelandang)

Ketika Klopp tiba pada 8 Oktober 2015, Lallana merupakan salah satu pemain andalannya. Hanya, semua berubah sejak 2017/18. Faktor cedera membuat jam terbangnya menurun. Beruntung, Klopp masih percaya. Kini Lallana telah pulih. Pramusim nanti jadi momen pembuktian sebagai gelandang yang pantas direkrut senilai 25 juta paun (sekitar Rp 447 miliar) dari Southampton pada 2014.

Rhian Brewster (Penyerang)

Faktor usia yang masih muda, 19 tahun membuat Brewster harus lebih sabar jika ingin menembus skuat utama Liverpool. Maklum, musim ini merupakan debutnya dalam karier profesional. Brewster sudah mendapatkan kontrak profesional pada Juni 2018 yang sayangnya belum pernah diturunkan Klopp. Pramusim ini jadi ajang bagi Brewster guna meyakinkan sang pelatih dirinya pantas mendapatkan kepercayaan.

Ben Woodburn (Gelandang)

Masih 19 tahun. Namun, seperti Brewster, Woodburn butuh waktu unutk bisa menembus skuat utama, meski Klopp sudah mengetahui potensinya sejak 2016. Bahkan, ia merupakan pencetak gol termuda dalam sejarah Liverpool pada 29 November 2016 ketika masih 17 tahun 45 hari. Pramusim ini jadi etalase bagi Woodburn untuk membuktikan kapasitasnya meski masih belia.


Baca Juga :
- Gigitan Hewan Bikin Robertson Terkapar
- Grujic Terpaksa Tunda Kembali ke Liverpool

Harry Wilson (Gelandang)

Jebolan akademi Liverpool yang justru belum pernah tampil di skuat senior. Itu wajar mengingat posisinya sebagai gelandang sayap memiliki banyak saingan. Namun, dengan usia yang terbilang masih muda, 22 tahun, Wilson hanya perlu bersabar. Minimal ia bisa menjadi pelapis Salah, Firmino, atau Mane musim depan. Sebab, Liverpool harus melakoni jadwal nan padat di kompetisi domestik dan Eropa.*CHOIRUL HUDA

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA