#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
INFOGRAFIS: Mesin Masa Depan Red Bull
20 June 2019 13:30 WIB
LE CASTELLET – Pembalap Red Bull Racing Max Verstappen dan Pierre Gasly akan mendapat mesin pengembangan terbaru dari Honda pada putaran kedelapan Formula 1 (F1) 2019 di Sirkuit Paul Richard, Prancis, akhir pekan ini. Tak ketinggalan, driver Toro Rosso, Daniil Kvyat.

Spesifikasi mesin terbaru Honda mengalami peningkatan pada area pembakaran dan turbocharger. Kvyat yang akan merasakan mesin baru harus turun satu grid karena perubahan itu. Pengembangan mesin ini yang kedua di mana sebelumnya Honda melakukan di Grand Prix (GP) Azerbaijan.

Spek 3 sejatinya menunjukkan peningkatan tenaga pada tes dyno tapi itu tak berlaku saat mobil turun ke trek. Namun, yang perlu digarisbawahi, pengembangan ini bukan karena mesin sebelumnya bermasalah. Direktur Teknis Honda untuk F1, Toyoharu Tanabe, menyebut ini bagian dari proyek mereka.


Baca Juga :
- Tunjukkan Perbaikan, Verstappen Tak Pernah Gagal Finis
- Verstappen Yakin Penuhi Target Red Bull di F1 2019

“Kali ini, kami memperbarui turbocharger berkat pengetahuan dan teknologi dari bagian desain aerodinamis. Data yang kami dapatkan di tes menunjukkan ada peningkatan dibandingkan mesin sebelumnya. Tapi, kami sadar belum bisa menyamai pemimpin kejuaraan (W10),” katanya via Motorsport.com.

Honda memang dituntut memberikan yang terbaik demi mempertahankan konsistensi dalam ajang balap jet darat, musim depan. Maklum, sejak kembali ke F1, 2015, bersama McLaren, pabrikan asal Jepang itu belum menunjukkan hasil positif. Mereka tahu, butuh waktu untuk bisa tampil kuat di tiap putaran.

“Ini merupakan langkah tepat dan kami akan melanjutkan pengembangan di sisa musim ini. Kami meminta ke pabrikan di Jepang untuk memberi seluruh sumber daya yang dibutuhkan,” ujar Tanabe, merujuk pada raihan Honda yang baru dua kali menjejak podium dari total tujuh putaran, awal musim ini.

Tapi, pada beberapa lomba terakhir, Verstappen mampu menunjukkan kekuatan RB15. Pembalap asal Belanda itu berhasil mengalahkan SF90 milik Scuderia Ferrari Mission Winnow dan mengimbangi W10 buatan Mercedes AMG Petronas. Verstappen pun berharap kembali jadi penantang kuat di GP Prancis.

“Kami memaksimalkan segalanya di Kanada untuk meningkatkan semua aspek pada mobil. Saya merasa lebih nyaman nyaman, tahun ini, dan semoga kami bisa jadi rival serius di barisan terdepan. Musim lalu, kami memiliki kinerja bagus dan mengamankan podium kedua,” Verstappen menambahkan.

Rekan setimnya, Pierre Gasly, berharap mendapat podium pertamanya bersama Red Bull dalam home race nanti. Sekaligus meyakinkan pabrikan asal Austria tersebut jika dirinya pantas dipertahankan, musim depan. “Saya sepenuhnya fokus dan berkomitmen demi meraih hasil sebaik mungkin,” katanya.  


Baca Juga :
- Janji Mercedes di F1 GP Hungaria
- Lukaku Bakal Bergabung jika Dybala Setuju ke MU

“(Tampil di GP Prancis) akan jadi momen spesial karena akan ada banyak orang yang hadir untuk mendukung saya. Apalagi, (Sirkuit) Paul Richard adalah trek yang saya sukai karena pada tahun-tahun sebelumnya, memiliki hasil yang bagus di sini,” ujar pembalap yang baru berusia 23 tahun tersebut.

Gasly pun yakin dapat finis lima besar karena mengenal trek dengan baik. “Pertama kali saya berlomba di sana, 2011, saat Formula 4 (F4) dan memenanginya. Kembali ke trek ini dengan Red Bull, mobil yang kompetitif, membuat saya tak sabar dan siap memberikan segalanya,” ujar Gasly.*MUHAMAD FADLI RAMADAN

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA