#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Afghanistan Sesumbar Akan Memulangkan Indonesia dari Iran
20 June 2019 11:13 WIB
TABRIZ – Timnas futsal Indonesia U-23 akan menghadapi salah satu tim favorit juara Piala Asia U-20 Futsal 2019, Afghanistan. Pada laga sebelumnya, Afganista menaklukkan raja futsal Asia Tenggara, Thailand dengan skor mayakinkan, 3-1. Karenanya, pertahanan Indonesia U-20 akan benar-benar diuji.

Dalam pertandingan semifinal di Shahid Poursharifi Arena, Tabriz, Iran, Kamis (20/6) malam itu, pelatih Indonesia U-20 Kensuke Takahashi, harus bisa membuat pertahanan grendel. Ini merupakan pertemuan pertama kedua tim. Adapun karakter permainan Afganistan relatif sama dengan tim tim Timur Tengah seperti Iran.

Menurut pengamatan TopSkor, dari tiga laga yang dilakono Afganistan, mereka kerap membangun set-play dari pemain belakang. Hal itu bahlkan tetap dilakukan saat lawan melakukan tekanan. Sebaliknya, lewat cara seperti ini pertahanan lawan coba dibongkar, sebelum akhirnya melakukan serangan cepat.


Baca Juga :
- Reaksi Pelatih Timnas Malaysia Masuk Grup G, Indonesia Jadi Perhatian
- Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2022, Dua Laga Awal Indonesia Lawan Malaysia dan Thailand

Saat ketika kehilangan bola, pemain Afganistan langsung melakukan tekanan balik. Mereka juga memiliki skema setpiece yang baik, melalui tendangan ke dalam ataupun tendangan bebas. Hal-hal seperti ini harus diantisipasi oleh Takahashi, agar peluang Indonesia melaju ke babak final terbuka.

Asisten pelatih timnas futsal Indonesia U-20 Sayan Karmadi, mengaku tak kahawatir soal cara bermain Afganistan. Walau laga ini merupakan pertemuan pertama keduanya, ia mengatakan skuat asuhannya sudah memiliki pengalaman bertanding menghadapi tim yang berasal dari Timur Tengah.

Sebelumnya, Inzagi dan kawan-kawan pernah berjumpa Iran dalam turnamen mini CTFA  Invitation Cup 2019, di Taiwan pada awal bulan lalu. Terakhir, skuat futsal Merah-Putih menang atas Irak 2-1, dalam fase penyisihan Grup D. Namun, Sayan mengingatkan pemain untuk tidak besar kepala.

“Pemain Afganistan punya teknik individu yang baik. Tapi kami lihat ada beberapa celah pada beberapa pemain mereka saat melakukan pressing. Jadi, celah itu mungkin yang bisa kami manfaatkan pada pertandingan besok (hari ini). Kami berharap anak-anak bisa melakukan yang terbaik," kata Sayan kepada TopSkor.

Peluang Tipis


Baca Juga :
- Menpora Pimpin Sujud Syukur Sebelum Kontingen Indonesia Turun di ASG 2019
- Pertandingkan 56 Cabor, Filipina Siap Gelar SEA Games XXX

Sementara itu, Black Steel Manokwari harus berada di ujung tanduk dan bahkan terancam tersingkir dari Piala AFF Futsal Klub 2019, seusai kalah telak dari Sanvinest Sanatech Khanh Hoa dengan skor 1-5, di Terminal 2 Hall, Nakhon Ratchasima, Thailand. Hasil ini membuat Blac Steel menjadi juru kunci.

“Saya pikir belum recovery full setelah menghadapi Chonburi. Lawan Chonburi merupakan pertandingan terberat selama saya bersama Black Steel. Secara energi kami sedikit menurun dan mental pemain juga hilang. Kami yakin Chonburi bisa mengalahkan Sanvinest pada pertandingan besok (hari ini),” ujar Yori, pelatih Black Steel.*

BERITA TERKAIT

news
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA