#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Fonseca Tak Sabar Bekerja di Trigoria
25 June 2019 13:49 WIB
ROMA – Senyum menghiasi wajah Paulo Fonseca ketika menginjakkan kaki di Bandara Fiumicino, Senin (24/6) pagi. Pria asal Portugal itu tampak antusias karena pada akhirnya akan segera memulai petualangan sebagai pelatih AS Roma. Dia tak sabar bertemu para petinggi dan skuat I Giallorossi, kemudian membuka lembar baru bersama.

Tanpa membuang waktu, Fonseca berhenti sebentar di hotel dan langsung tancap gas ke kantor Roma di kawasan Eur. Di sana, dia bertemu dengan CEO Guido Fienga, bertukar sapa sembari membicarakan situasi terkini dalam klub. Kemudian, Fonseca melanjutkan kunjungan ke Komplek Olahraga Fulvio Bernardini, menyalami para staf teknik dan karyawan.

Hari pertama Fonseca di Roma memang ditujukan untuk mengenal lingkungan baru, mempercepat proses adaptasi. Keesokan harinya, dia baru dijadwalkan tes medis di Villa Stuart bersama para pemain, sebelum memulai perkenalan resmi dengan Alessandro Florenzi dan kawan-kawan pada Rabu (26/6) di Trigoria.


Baca Juga :
- Giampaolo Ingin Piatek seperti Quagliarella
- Theo Hernandez, Bikin Pelatih Milan Terkesan

Fonseca belum menentukan waktu persiapan pramusim karena klub masih menanti keputusan UEFA soal Liga Europa. Bila mereka mencoret AC Milan dari kompetisi, Roma akan maju langsung ke fase grup, tak perlu melakoni penyisihan. Artinya, pemusatan latihan bisa diundur hingga awal/pertengahan Juli, cukup di Trigoria. Sedangkan dengan jadwal biasa, Roma akan segera berangkat ke Pinzolo untuk mempersiapkan diri jelang kualifikasi Liga Eropa.


Baca Juga :
- Insigne Ingin Bermain di Sayap Kiri
- Juventus Segera Rampungkan Transfer De Ligt

“Saya tertarik mempelajari sepak bola Italia. Bergabung dengan Roma, salah satu klub terbaik di Eropa, memberi saya kesempatan yang tak mungkin ditolak. Saya senang dan tertantang,” kata Fonseca kepada awak media yang menyambutnya di Bandara. “Saya ingin membangun tim yang bisa menciptakan antusiasme buat tifosi. Kemudian membentuk tim yang penuh kejutan, selalu menyulitkan lawan. Saya tak sabar untuk memulai.”

Sejauh ini, Fonseca baru berkomunikasi dengan para pemain Roma lewat telepon. Belum ada tatap muka, dan semua menggunakan Bahasa Inggris. Dia bertekad untuk bisa menguasai Bahasa Italia secepat mungkin, ingin fasih berbicara sebelum kompetisi resmi bergulir. Fonseca tahu Roma tak punya banyak waktu, harus mengejar ketinggalan dari para rival.* Dari Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA