#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
INFOGRAFIS: Perjalanan Jacksen F Tiago di Barito Putera
25 June 2019 09:01 WIB
JAKARTA - Jacksen Ferreira Tiago mengundurkan diri dari jabatan pelatih Barito Putera usai timnya dikalahkan tim tamu sekaligus tim promosi Kalteng Putra, Sabtu (22/6) lalu. Rentetan hasil buruk yang didapat oleh Barito menjadi alasan Jacksen mengambil langkah tersebut demi adanya perubahan dalam tim Laskar Antasari.

 “Saya tidak pernah berpikir untuk pergi dari Barito. Apalagi hubungan saya dengan Pak Hasnur (manajer tim) sudah seperti keluarga. Ikatan ini yang sebenarnya membuat saya berat ketika memutuskan harus berpisah dengan Barito. Tetapi kondisi belakangan ini sudah tidak dapat ditahan dan saya rasa keputusan saya ini akan dapat membuat perubahan dari Barito untuk menjadi lebih baik lagi,” ujar Jacksen.

Kemarin, Jacksen sudah bertemu dengan manajer klub Hasnuryadi Sulaiman di Jakarta, untuk membicarakan persoalan ini secara baik-baik. Memang sejatinya keputusan mundur baru sepihak dari Jacksen.   


Baca Juga :
- INFOGRAFIS: Mengulik Sisi Negatif Persija
- INFOGRAFIS: Arti Besar Maguire Buat MU

Mengenai rencananya ke depan, Jacksen mengaku masih ingin menjadi bagian dari Barito. “Saya ingin tetap bekerja di sana. Saya ingin jadi pelatih Akademi Barito Putera. Saya ingin membantu program pembinaannya. Tetapi itu semua tergantung bagaimana nanti keputusan dari manajemen. Mengenai masalah ini mungkin dalam waktu dekat akan di umumkan langsung oleh mereka,” ujar Jacksen.

Jacksen mengaku jika dirinya dimintai pendapat untuk menggantikan posisinya, pilihan terbaik adalah Yunan Helmi. Asisten pelatih Barito itu sudah mendampinginya selama tiga tahun.

Coach Yunan adalah pelatih yang tepat untuk menggantikan saya. Karena dia yang paling paham mengenai Barito dan dia juga ikut dalam proses pembentukan tim ini,” ucap Jacksen.

Direktur Akademi Barito Putera, Mundari Karya juga ikut bersuara atas keputusan Jacksen melepas jabatannya sebagai pelatih Barito. Menurutnya keputusan itu sangat disayangkan karena Jacksen pelatih yang sudah paham sekali dengan kekuatan Barito.

“Ini adalah tahun ketiga Jacksen, tahun lalu sebetulnya Barito nyaris juara dengan performa yang baik dalam putaran pertama. Memang dalam tahun ketiga ini ada masalah di awal kompetisi. Sebetulnya tidak hanya Barito saja yang terseok-seok di awal. Klub besar seperti Persija dan Persib juga masih menunjukan performa yang kurang stabil. Tetapi dari saya sendiri harus menghormati keputusannya yang sudah bulat itu,” ujarnya.

Mundari juga mengatakan dalam tahun ketiga ini dengan materi pemain yang sudah dibangun sejak tiga tahun lalu memang ditargetkan untuk mendapatkan juara atau minimal berada di papan atas Liga 1 2019.

“Jika memang keputusan manajemen benar-benar melepas Jacksen. Yunan, saya pikir sudah saatnya naik sebagai pelatih Barito, karena dia juga sudah lama mendampingi Barito dari jamannya Salahudin hingga Jacksen ini,” kata Mundari.


Baca Juga :
- INFOGRAFIS: Prediksi PSS Vs PSIS
- INFOGRAFIS: Arsenal Harus Maksimalkan Oezil

Selain itu, Yunan juga sudah memiliki sertifikat kepelatihan A Pro jadi semua persyaratan sudah terpenuhi.

“Jadi menurut saya sosok Yunan bisa menjadi pilihan terbaik,” kata Mundari. “Di sisi lain Yunan memang benar-benar produknya Barito. Sejak masih menjadi pemain hingga pensiun dia hanya bermain dan berkarier di Barito.”***NIZAR GALANG GANDHIMAR

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA