#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Kecantikan Wanita Inggris Buat Richarlison Betah Merumput di Liga Primer
27 June 2019 13:25 WIB
LIVERPOOL – Richarlison melakukan wawancara cukup panjang untuk Football France edisi minggu ini. Penyerang Everton FC berusia 22 tahun tersebut mengisahkan seluruh hidupnya. Sejak langkah pertamanya meniti karier sepak bola di kota Brasil, Nova Venecia, sampai dirinya berhasil menjadi salah satu bintang di Liga Primer.

Berbicara tentang kedatangannya di Inggris, Richarlison mengungkapkan bahwa sebenarnya bisa saja memilih berkarier ke Belanda. Namun seorang pelatih istimewa  yang mampu meyakinkan sang pemain untuk bergabung dengan Watford FC dari Fluminense FC pada Agustus 2017.

“Ada sejumlah klub lain yang juga tertarik,” kata Richarlison. “Saya bahkan hampir bergabung ke AFC Ajax. Proposal Watford juga sangat bagus, tetapi yang mengubah skenario itu adalah pelatih Marco Silva. Dia sangat menginginkan saya. Dia sangat percaya kepada saya, begitu juga sebaliknya. Jadi Ini adalah keputusan yang tepat."


Baca Juga :
- Setan Merah Cari Pemimpin
- Pengalaman di Etihad Buat Delph Yakin Bisa Bantu Everton Raih Trofi

Tetapi meski memiliki musim debut luar biasa bersama The Hornets, Richarlison mengaku kesulitan beradaptasi. Terutama masalah cuaca, yang sangat bertolak belakang dengan Brasil. “Tahun pertama di Inggris sangat sulit. Cuaca di sana sangat dingin. Di lapangan, kaki saya gemetar, telinga saya seperti terbakar.

Problem lainnya adalah soal makanan. “Di rumah, pada tingkat ini, saya memiliki semua menu Brasil. Ada Geovana (istri agennya, yang juga seorang koki) yang sering memasak masakan Brasil. Di Manchester juga ada supermarket Brasil. Jadi, saya memiliki semua yang saya butuhkan.”

Ditanya apakah penting untuk menyantap makanan yang sesuai lidah, dia mengatakan: “Tentu saja. Budaya kuliner saya sangat berbeda dari masakan Inggris sehingga saya benar-benar tidak terbiasa dengan apa yang kami makan di sini. Pertama saya tiba di Watford, saya kehilangan sekitar tiga kg karena saya tidak suka makanan lokal."

Yang menarik, ketika France Football bertanya kepadanya apakah ada hal yang dia sukai di Inggris, Ricarlison tidak langsung memberi jawaban. Setelah merenung sedikit, terlontarlah jawaban itu, “Ada banyak keramahan dan orang-orang terpelajar. Dan wanita-wanita di sini sangat cantik (lalu tertawa)!”


Baca Juga :
- West Ham Melabeli Duel dengan Man. City sebagai Pemanasan Sempurna
- Preview Premier League Asia Trophy 2019: Newcastle Anggap Serius Laga melawan Wolves

Akhirnya soal hubungannya dengan Silva, Richarlison hanya mengucapkan hal-hal baik tentang pelatih Everton itu. Bahwa langsung terjalin hubungan yang spesial di antara mereka berdua. Silva pula yang turut membawa serta sang pemain saat bergabung ke Goodison Park musim panas tahun lalu.

“Hubungan kami seperti ayah dan anak. Sejak datang dari Brasil, dia selalu membantu saya untuk tumbuh dan berkembang,” kata Richarlison. “Dia juga tidak ragu menelepon saya di kantornya sehingga kita dapat berdiskusi dan menonton video untuk tahu apa yang saya lakukan benar atau salah. Dia sangat membantu saya.”*NURUL IKA HIDAYATI

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA