#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
M Al Quraisy, Pemegang Rekor Nasional Ini Terserang Virus Tokso
03 November 2016 21:59 WIB
0

BOGOR - Nama Muhammad Al Quraisy mungkin sudah tak asing lagi di dunia olahraga atletik. Pria asal Cianjur, Jawa Barat, ini atlet spesialis lari halang rintang 3.000 meter. Dia pemilik rekor nasional 8.55;91 menit yang sudah banyak menorehkan prestasi.

Namun sejak tiga bulan belakangan ini kondisinya tak berdaya. Pria berusia 28 tahun ini tengah terbaring di rumah sakit. Bermula dari keluhannya yang sering sesak napas dan mengalami panas tinggi. Kontan Quraisy dilarikan ke Rumah Sakit Dr Hafiz di Cianjur. Dokter setempat mengatakan bahwa paru-parunya kotor. Namun pada saat itu dokter tidak memberi diagnosa apapun karena semua hasil cek laboratorium terbilang bagus.

Berbagai pengobatan medis dan alternatif telah dijalani, namun kondisinya kian menurun. Dengan berat badan yang hanya tinggal 42kg, akhirnya pihak keluarga membawanya ke Rumah Sakit spesialis paru-paru Rotinsulu Bandung. Setelah melakukan cek laboratorium secara lengkap, akhirnya dokter disana mendiagnosa Quraisy mengidap penyakit TB Paru.

Sudah hampir dua minggu sejak Quraisy didiagnosa mengalami TB Paru dan mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Rotinsulu, tapi kondisinya tak kunjung membaik. Bahkan setelah satu minggu menjalani pengobatan, Quraisy malah tak dapat membuka matanya. Tak dapat berjalan, hingga akhirnya tak sadarkan diri. Melihat kondisinya yang sudah sangat mengkhawatirkan, Quraisy akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Syaraf Marzoeki Mahdi di Bogor. Setelah menjalani CT Scan, Dokter mengatakan bahwa ada virus Tokso yang menyerang otaknya yang disebabkan karena kekebalan tubuh yang sangat rendah.

Harus menghadapi dua penyakit berat seperti ini tidaklah mudah. Namun hingga saat ini, peraih medali emas PON Riau 2012 di nomor halang rintang 3.000 meter ini masih terus berjuang melawan penyakitnya dengan selalu didampingi sang istri, Bunga Khoiriyah. Dengan sabar Bunga tetap merawat sekaligus harus berjuang untuk dapat membiayai semua pengobatan Quraisy yang memang tidak sedikit.

Bunga menuturkan beberapa teman-teman atlet dan perwakilan dari PASI Jawa Barat sudah datang menjenguk dan memberi semangat Quraisy. Namun untuk perwakilan dari PASI Pusat dan kemenpora belum ada.  "Saya berharap ada sedikit bantuan dari pemerintah untuk meringankan biaya pengobatan Quraisy. Karena kami sekeluarga sudah habis-habisan sampai harus meminjam uang kesana-sini untuk membiayai pengobatan Quraisy hingga sembuh dan pulih kembali."

BERITA TERKAIT

news
Biasa disapa Jeje / 3 kali Juara Anugerah Pewarta Foto Indonesia / jeje_topskor@yahoo.com
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA