#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Nyonya Tua Tidak Menari Sendiri Lagi
29 November 2016 05:00 WIB
414
0

PEMIMPIN klasemen Juventus terjatuh, lima tim pengejar menang. AS Roma dan AC Milan sekarang terpaut 4 poin. Ini berarti kompetisi Seri A kembali seru dan menjanjikan kejutan. Nyonya Tua tidak menari sendiri lagi di papan atas. 

Selama ini Juventus menanggapi dengan buruk kritik mengenai kualitas permainan mereka. “Orang bicara, kami tetap menang”, “Jika mau hiburan, pergi ke sirkus saja.” Bagaimanapun ini bukan semata-mata soal estetika. Mungkin tindakan di bursa transfer tidak sehebat yang dibilang orang. Barangkali pelatih Massimiliano Allegri belum mendapat pemain ideal sesuai kriteria yang dibutuhkan. 

Seperti kata guru Allegri, Giovanni Galeone, “Max kekurangan dua gelandang.” Beppe Marotta mungkin merenungkannya dan akan mengambil tindakan penting di bursa transfer musim dingin. Claudio Marchisio tidak bisa menangani semua pertandingan sendirian. Sami Khedira memiliki fisik ringkih. Hernanes tidak cukup untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Arturo Vidal dan Paul Pogba. 

Inti masalah Juve sekarang terletak di lini tengah. Tim ini seperti biasa tangguh di lini belakang dan sekarang memiliki kekuatan di lini depan, namun masih kosong di tengah. Dalam kondisi seperti ini, Juve menderita jika menghadapi lawan yang memiliki kondisi fisik kuat dan bermain dalam ritme tinggi. Bukan kebetulan jika tiga kekalahan yang sudah diderita Juve di Seri A musim ini terjadi setelah jadwal Liga Champions. 

Sekarang pertahanan Juve sedang patah berkeping-keping, akan menghadapi Atalanta, Torino, dan Roma. Sabtu lalu, Allegri menyebut Roma sebagai rival terkuat bagi timnya. Mungkin dia benar, selama Roma menghentikan kebiasaan buruk mereka dalam hal konsistensi. Dua tantangan berat (derby versus Lazio dan laga melawan Milan) akan membuktikan kematangan I Giallorossi. 

Sementara itu Atalanta mencuri perhatian dengan 6 kemenangan beruntun yang sangat pantas mereka raih. Tim ini sudah lulus ujian. Setelah 5 kemenangan beruntun, mereka tetap tenang bermain di Bologna tanpa memberi kesempatan kepada tim tuan rumah. Gian Piero Gasperini telah menanamkan mentalitas tim besar kepada Atalanta yang sudah tidak kebobolan gol dari aksi selama 724 menit. Lebih menghibur daripada sirkus.*Luigi Garlando
 

BERITA TERKAIT

Komentar
ARTIKEL SEBELUMNYA