#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Ingin Ukur Kemampuan di Sepak Bola
01 Desember 2016 05:09 WIB

LONDON – I Am Bolt, sebuah judul sederhana dari otobiografi figur paling penting dalam olahraga lari. Terdapat pula nama pelatih Glen Mills, sahabat dekat, Nugent Walker, serta orang tua Usain Bolt: Wennisley dan Jennifer. Beberapa momen seperti mandi dalam bak penuh es, juga ada di sini. Mengenai masalah doping, serta persaingan dengan Justin Gatlin asal Amerika Serikat (AS), Bolt tak ingin berkomentar. 

Bertempat di sebuah hotel yang terletak di London, tidak jauh dari Trafalgar Square, ia berkisah tentang banyak hal. Kota ini begitu spesial untuk kariernya. Bahkan, tahun depan, Bolt akan merampungkan kariernya di sini dengan berkonsentrasi hanya pada nomor 100 meter. Berikut petikan wawancara pelari asal Jamaika itu dengan La Gazzetta dello Sport: 

Setelah tampil di London (2017)? 

Saya ingin mengukur kemampuan di dunia sepak bola, hobi saya. Pertandingan pertama yang saya lihat adalah Manchester United, dan karena itu saya dukung Red Devils. Idola saya penyerang asal Belanda, Ruud Van Nistelrooy. Saya ingin main di lini depan, memanfaatkan kecepatan. Meski saya sadar, sepak bola bukan atletik.

Banyak orang bicara soal tes masuk Borussia Dortmund….

Itu benar. Jika ada kemungkinan ini, saya akan senang.

Tujuan dari film I Am Bolt? 

Sangat sederhana, hanya ingin memperlihatkan apa yang terjadi di balik keberhasilan saya. Bekerja keras supaya sampai ke puncak. Bahkan berlatih dari pukul 5 pagi.

Kemenangan yang paling diingat? 

Mungkin medali (emas) di (Olimpiade) Rio karena cedera kaki pada 2014 jadi yang terparah. Dalam film ini saya ingin memperlihatkan pekerjaan yang saya lakukan selama periode pemulihan, hingga kembali ke puncak. Memulai semuanya dari nol tidak mudah. Jadi sangat luar biasa bisa menemukan kembali kemampuan saya. 


*****Untuk selengkapnya, baca di TopSkor hari ini (1  Desember 2016)*****

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA