#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Tottenham Hotspur vs CSKA Moscow: Pertaruhan Tiket Liga Europa
07 Desember 2016 21:02 WIB
304
0

LONDON – Berlaga di stadion keramat macam Wembley ternyata tak membawa hoki bagi Tottenham Hotspur. Dua kali menyambut lawan dalam duel kandang Liga Champions, dua kali pula Spurs mendapat malu. Kini, di kesempatan ketiga, versus CSKA Moscow, Rabu (7/12) atau Kamis dini hari WIB, Christian Eriksen dan kawan-kawan bertekad menghadiahkan kemenangan pada fans, meski taruhannya hanya tiket ke kasta kedua.

Ya, Tottenham tak lagi punya harapan untuk melanjutkan kiprah ke babak knockout setelah tampil buruk dalam lima pertandingan di Grup E. Kekecewaan terbesar jelas saat tumbang oleh AS Monaco dan Bayer Leverkusen di hadapan puluhan ribu suporter di Wembley. Seandainya enam poin tersebut tak lepas dari genggaman, posisi mereka jelas akan berbeda.

Namun, penyesalan sudah tak berarti. Bangkit dan memberi penampilan terbaik kepada fans adalah hal paling penting saat ini. Sebagai bonus, tambahan tiga angka bakal membuka jalan bagi mereka melanjutkan perjalanan ke babak 32 besar Liga Europa. Dibanding Liga Champions, turnamen kelas dua itu memang kalah kelas, tapi tetap bisa jadi pelipur lara bila mampu juara.

“Kami belum pernah menang di Wembley, jadi laga pamungkas ini harus dijadikan momen penebus kesalahan terhadap fans. Tiga poin target mutlak, kami harus mempertahankan momentum positif yang sedang kami jalani,” kata playmaker Eriksen menyemangati rekan-rekannya. “Liga Europa saya rasa bukan kompetisi yang buruk.”

Eriksen benar, kondisi moral skuat Spurs tengah melambung pasca sukses membantai Swansea City lima gol tanpa balas di Liga Primer, akhir pekan lalu. Performa positif tersebut harus dilanjutkan dengan melakukan hal yang sama pada CSKA di Wembley. Bukan hanya untuk memastikan tiket Liga Europa, tapi juga modal penting jelang lawatan ke markas Manchester United (MU), tiga hari setelahnya.

Pekan ini memang krusial bagi Tottenham, jadi Mauricio Pochettino harus cermat mengatur komposisi tim yang bakal diturunkannya dalam kompetisi berbeda. Meladeni CSKA, pelatih asal Argentina itu akan memberi kesempatan pada beberapa pemain pelapis macam Harry Winks dan Moussa Sissoko, sembari mempertahankan kualitas seperti Son Heung-Min, Harry Kane, dan Eriksen.

Kane dan Heung-Min merupakan senjata wajib bagi Spurs untuk meraih kemenangan, karena pasangan ini merupakan tumpuan produktivitas tim. Dua dari tiga gol Tottenham sepanjang fase grup lahir dari kaki mereka. Heung-Min, terutama, punya kemampuan komplit baik dari pergerakan,kecepatan, visi, dan insting gol.

“Kemenangan selalu meningkatkan kepercayaan diri. Setelah mengawali Desember dengan manis, kami bertekad mempertahankan konsistensi hingga tahun berikutnya,” Erikses optimistis.

Sementara CSKA Moscow datang ke London dengan motivasi tinggi menyalip tuan rumah dari peringkat ketiga Grup E. Hanya ada satu cara untuk mewujudkan misi tersebut, yakni kemenangan. Dan sang juara Rusia yakin bahwa mereka mampu menjungkalkan Tottenham di hadapan publik Wembley pada duel penutup.

The Red Blues punya modal bagus dengan empat laga tak terkalahkan di semua kompetisi, di mana dua terakhir berujung kemenangan. Andalan mereka adalah striker tinggi besar Lacina Traore, yang sejauh ini sudah membukukan enam gol bagi CSKA, termasuk sepasang ke gawang Ural Yekaterinburg dalam pembantaian 4-0 di Liga Primer Rusia, akhir pekan lalu.*

 

BERITA TERKAIT

news
A flop Arsenal fan.
Komentar
ARTIKEL SEBELUMNYA