#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Sevilla vs Olympique Lyon: Wakil Andalusia Belum Aman
07 Desember 2016 21:26 WIB
254
0

LYON – Dengan koleksi 10 poin dalam lima laga, dan selisih tiga poin dari peringkat ketiga, Sevilla seharusnya sudah bisa lolos ke fase knockout Liga Champions. Namun, kenyataannya tak sesederhana itu. Lawatan ke markas Olympique Lyon, Rabu (7/12) atau Kamis dini hari WIB, tetap vital dalam menentukan nasib mereka.

Ya, seandainya tim asuhan Jorge Sampaoli tumbang dengan margin minimal dua gol dari Lyon, maka tempat mereka sebagai runner-up Grup H bakal diambil alih rival asal Prancis tersebut. Poin keduanya akan sama 10, namun Lyon unggul head-to-head. Pada pertemuan pertama di Ramon Sanchez Pizjuan, September lalu, Sevilla hanya mampu menang 1-0 lewat gol Wissam Ben Yedder.

Yang sedikit memberatkan Sevilla, adalah rekam jejak mereka yang buruk dalam kunjungan ke Negeri Anggur. Tiga kali menyambangi wakil Prancis pada kompetisi Eropa, Sevilla selalu pulang dengan kepala tertunduk.

Lempar ingatan menuju Desember 2004, kala Los Blanquirrojos menantang Lille dalam penyisihan grup Piala UEFA. Meski tak lagi menentukan, Sevilla mengakhiri laga dengan kekalahan 0-1 di tangan Mathieu Debuchy dan kawan-kawan. Lima belas bulan kemudian, kedua tim kembali bertemu di perdelapan final kompetisi yang sama, dan Sevilla lagi-lagi tumbang 0-1 di Grand Stade Lille Metropole.

Terakhir, Sevilla bertemu Paris Saint-Germain (PSG) pada penyisihan grup Liga Europa 2010/11, tapi tetap tak mampu menguasai ibukota Prancis. Dalam pertemuan di Parc des Princes kala itu, tim Andalusia dipaksa menelan malu dengan kekalahan telak 2-4. Kegemilangan Frederic Kanoute tak diimbangi oleh rekan-rekannya di lapangan.

Namun, jika ada hal positif dari ketiga hasil minus tersebut, adalah fakta bahwa Sevilla selalu lolos dari kemungkinan terburuk. Pada Piala UEFA 2004 dan Liga Europa 2011, mereka sudah menggenggam tiket ke fase knockout meski kalah. Sementara pada Piala UEFA 2006, Sevilla maju ke perempat final usai membalikkan agregat 2-1 atas Lille di Ramon Sanchez Pizjuan.

Sevilla berangkat ke Lyon dengan sejumlah keterbatasan, namun tetap optimistis bisa mencapai target. Sampaoli tak bisa mendampingi tim di pinggir lapangan karena sanksi, sementara Franco Vazquez absen akibat kartu merah. Tapi kekuatan tim tetap menakutkan dengan sederet bintang macam Luciano Vietto, Vitolo, Samir Nasri, dan Ganso.

Kekhawatiran mungkin cuma terkait performa terakhir. Sevilla menelan kekalahan 1-2 dari Granada di La Liga, sementara Lyon terlihat ganas usai membantai Nantes enam gol tanpa balas dalam lanjutan Ligue 1. Alexandre Lacazette tetap jadi ancaman utama di barisan depan Les Gones, setelah menceploskan enam gol dalam delapan penampilan pamungkas di semua kompetisi.*

 

BERITA TERKAIT

news
A flop Arsenal fan.
Komentar
ARTIKEL SEBELUMNYA