#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Mirip Insiden Rossi Senggol Marquez, Pembalap Indonesia Dihukum Enam Bulan
08 Desember 2016 17:51 WIB
565
0

JAKARTA – Nama Syahrul Amin ramai dibicarakan beberapa hari terakhir. Maklum pembalap kelahiran Papua ini baru saja mendapat hukuman larangan tampil di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) tahun depan selama enam bulan.

Syahrul dianggap bersalah lantaran menunjukkan gestur menendang dan menyikut pembalap asal Australia, Jack Mahaffy. Insiden ini terjadi pada Race 2 kelas Asia Production 250 cc putaran terakhir ARRC 2016 di Sirkuit Internasional Buriram, Thailand, Minggu (4/12) lalu.

Ketika TopSkor melihat rekaman kejadian yang viral di media sosial, Syahrul memang seakan berusaha menjatuhkan Mahaffy dengan kaki dan sikunya. Mahaffy sendiri tidak terjatuh.

Tapi aksi Syahrul yang ironisnya tampil dengan fasilitas wild card membahayakan pembalap lain. Praktis apa yang dilakukan Syahrul persis insiden Valentino Rossi-Marc Marquez pada GP Malaysia 2015.

General Manager Motorsport Yamaha Indonesia M. Abidin selaku pihak yang menurunkan Syahrul balapan di Buriram pun terang-terangan membela anak buahnya. Menurutnya sebelum Syahrul memperlihatkan gestur berbahaya, Mahaffy terus memprovokasi dengan cara sama.

Perbedaannya, aksi Mahaffy tidak tertangkap kamera sehingga lolos dari jeratan hukuman. “Sejak tahun 2015 kami ikut Asia Production, yang namanya provokasi sangat umum dilakukan oleh pembalap, apalagi yang sudah senior,” kata Abidin kepada TopSkor, kemarin.

“Mereka berpengalaman dan tahu di mana letak kamera. Karena tidak semua sudut terpantau kamera. Untuk kasus Syahrul, ia masih berstatus pemula. Oleh karena itu, ketika dapat provokasi, ia langsung secara emosional bereaksi,” tambah Abidin seraya menyebut sanksi larangan berlomba selama enam bulan yang harus ditanggung Syahrul terlalu berat.

 

BERITA TERKAIT

news
'Life is a race and you must ready to race'
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA