#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Saya Rian, Bukan Bejo Sugiantoro
23 Maret 2017 06:09 WIB

SURABAYA - Menyandang nama besar sang ayah, Bejo Sugiantoro tak serta membuat Rachmat Irianto mudah menuai sukses. Justru, dia kini tengah berupaya keluar dari bayang-bayang nama besar sang ayah. “Saya Rian, Bukan Bejo Sugiantoro”

Rachmat Irianto yang akrab dipanggil Rian memang sudah diikat kontrak Persebaya. Tak hanya satu musim, dia diikat sampai tiga musim ke depan.  Jejak pelajar kelas III SMA Negeri 10 Surabaya ini, sama persis seperti yang dilalui sang ayah, Bejo Sugiantoro. Keduanya diikat klub profesional sama-sama saat berusia 17. Rian lahir di Surabaya, 3  September 1999. Lalu, seperti apa motivasi Rian? Berikut petikan wawancara TopSkor dengan kapten Persebaya ini.

Selamat, Anda resmi bergabung dalam skuat Persebaya Surabaya…

Terima kasih. Ini adalah klub yang saya impikan sejak kecil. Sejak SD, saat saya tergabung dalam SSB Indonesia Muda, saya selalu memimpikan bisa bermain untuk Persebaya.

Adakah peran orangtua dibalik kesuksesan ini?

Dalam hal apa? Motivasi dan inspirasi ya. Tetapi, di lapangan, saya tak pernah menyandarkan pada nama besar orangtua. Ayah saya memang pemain bola. Dia punya nama dan reputasi besar bersama Persebaya dan timnas Indonesia. Tetapi,  itu tak serta merta menjadikan jalan saya mulus untuk bisa seperti sekarang ini.


*****Untuk selengkapnya, baca di TopSkor hari ini (23  Maret  2017)*****

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA