#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Sumsel Tunda Gelar MXGP Hingga 2019
08 September 2017 16:45 WIB

PALEMBANG - Kota Palembang Provinsi Sumsel harus menunda menggelar Motocross Grand Prix World Championship (MXGP), yang seharusnya  digelar pada Juli 2018 mendatang, di Jakabaring Palembang ditunda menjadi tahun 2019.

Staf khusus Gubernur Sumsel, I Gusti Bagus Surya Negara, mengatakan, sebenarnya Gubernur Sumsel H Alex Noerdin sangat serius ingin menggelar MXGP di Jakabaring pada 2018. Namun pihak OCA dan Inasgoc yang menginginkan Jakabaring  steril beberapa bulan sebelum Asian Games 2018. Membuat MXGP 2018 harus ditunda hingga 2019.

"Kami tidak berani melawan kepentingan yang lebih besar yaitu Asian Games, sehingga event MXGP harus kami tunda dulu. Jadi bukan dibatalkan tapi ditunda, kami minta maaf," kata Surya, Jumat (8/9) di kantor Gubernur Sumsel.

Apalagi Jakabaring  sudah mulai menggelar rangkaian test event Asian Games, mulai dari Triathlon yang sudah dilaksanakan, Beach Volley Ball pada Oktober 2017 mendatang dan test event lain selanjutnya. 

"Jika dipaksakan kami membangun sirkuit MXGP sekarang, maka bisa dibayangkan memakan waktu yang tidak sebentar, mulai dari penimbunan, pemadatan dan pembuatan lintasan yang layak," kata dia.

Untuk itulah, Pemprov Sumsel mengirimkan surat kepada promotor lokal MXGP terkait penundaan event MXGP dari tahun 2018 menjadi tahun 2019.

Pihaknya juga tidak dapat memaksakan diri  membangun sirkuit atau memindahkan event ini di luar Jakabaring atau di luar Palembang, mengingat Gubernur tetap meminta Jakabaring menjadi pusat olahraga Sumsel. Apalagi Jakabaring sudah menjadi ikon olahraga di Sumsel.

"Kami sudah ada ikatan emosional dengan pihak sponsor,   mudah-mudahan di 2019 event ini jadi terselenggara. Waktu persiapannya pun lebih banyak jika digelar 2019 nanti," ucap dia.

Sementara itu, Riduan Tumenggung, staf pribadi Gubernur Sumsel yang juga penggagas event MXGP di Sumsel, menambahkan, pembangunan MXGP di Jakabaring membutuhkan lahan sekitar 10 hektar, yang merupakan kawasan rawa dan harus dilakukan penimbunan tanah urug ratusan ribu kubik. Sehingga memakan waktu sekitar 6 bulan untuk siap dipakai menjadi sirkuit.

"Jika dipaksakan mulai dibangun Oktober 2017, maka akan selesai pengurugan dan pemadatan tanah pada April 2018, lalu untuk pembuatan lintasan membutuhkan waktu 2 bulan, sehingga akan siap pakai pertandingan pada Juli, sedangkan event Asian Games akan digelar pada 18 Agustus 2018," kata dia.

Sedangkan  Alfonsus Judiarto selaku perwakilan promotor lokal mengatakan, sejak awal pihaknya  memang ingin  seri MXGP dapat digelar di Sumsel. "Kami sedikit ngotot, karena adanya MXGP bisa menjadi jembatan  menggelar MotoGP di Jakabaring. Dampaknya tentu positif, bisa mendatangkan investor dan wisatawan manca negara," ucap Judiarto.

Namun dengan adanya penundaan  yang disampaikan  Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, pihaknya dapat memahami dan berharap  MXGP dapat dibawa ke Sumsel.

"Memang banyak daerah yang berminat menyelenggarakan MXGP, tapi mudah-mudahan bisa digelar di Sumsel nanti," katanya.*

BERITA TERKAIT

news
Social Media Twitter/Facebook/Instagram/Youtube just search = Agoes TopSkor
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA