#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Persib Tidak Bisa Langsung Hebat
25 September 2017 15:22 WIB

GRAFIK prestasi Persib Bandung di putaran kedua GO-JEK Traveloka Liga 1 cenderung menurun. Maung Bandung gagal menyapu bersih semua laga kandangnya. Anak-anak Bandung hanya menang saat bentrok dengan tim papan bawah. Begitu ketemu tim setara, dapur pacunya melempem. Tidak sanggup menang. Hanya bisa bermain imbang.

Apa yang terjadi dengan Persib, berikut obrolan TopSkor.id dengan Tony Sucipto di halaman parkir Stadion Persib, Sidoligh.

Persib gagal menyapu bersih laga kandangnya. Apa problemnya?

Mungkin karena belum rezekinya. Karena kita selalu tampil all out. Ingin menang dan terus memperbaiki peringkat. Tapi hasilnya memang di luar target.

Dari statistik yang ada Persib hanya menang dari tim papan bawah?

Memang sih kita hanya menang dari tim papan bawah. Tapi di kompetisi Indonesia, kualitas semua kontestan setara. Nggak ada tim yang jelek atau yang super.

Tapi bobotoh tetap melihat hasil akhir yang diraih Persib

Bobotoh memang maunya kita menang. Itu wajar dan nggak salah. Karena mereka lihat Persib tim besar dan belum lama muncul sebagai juara. Hingga lupa pada proses pembentukan tim yang membutuhkan waktu.

Artinya chemistry masih jadi problem Persib?

Antarpemain masih terus berproses memahami karakter bermain rekan-rekannya. Tim ini kan terhitung baru dibangun lagi. Materi pemainnya banyak yang baru.  Nggak bisa dipaksa untuk cepat bertumbuh jadi tim hebat.

Hadirnya Ezechiel N'Douassel belum jadi solusi praktis Persib?

Ezechiel tetap masih berproses. Tapi, untuk musim depan tim ini sangat menjanjikan. Fondasi tengah digarap di musim sekarang. Buktinya kita banyak meraih hasil imbang. Tidak terlalu buruk untuk tim yang sedang dibangun. 

Kalau bicara proses, kenapa  Bhayangkara dan Bali United bisa melejit?

Bhayangkara dan Bali United maintenance nya bagus. Gravik prestasinya naik terus. Kalaupun sedikit terhambat, tidak pernah terpelanting ke bawah. Makanya mereka di atas terus.

Atau internal Persib memang bermasalah sejak awal kompetisi?

Orang luar bebas berpendapat. Tapi saya tetap pada asumsi tim ini masih berproses. Dan matang pada musim kompetisi mendatang. Dinamika klub seperti itu.

Pergantian pelatih bisa disebut indikator Persib masih berproses?

Iyalah. Herrie Setyawan memang sudah lama bersama tim. Dia juga tahu banyak jeroan Persib. Tapi tetap Herrie harus belajar banyak karena persaingan dan atmosfer  Liga 1 ini sangat ketat.

BERITA TERKAIT

news
tukang tulas tulis persib bandung
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA