#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Klub Inggris di Pole Position
20 Oktober 2017 04:00 WIB

KAPAN kali terakhir klub asal Inggris juara Liga Champions? Enam tahun lalu tepatnya (2011/12), ketika Chelsea berhasil mengalahkan Bayern Muenchen (Jerman), dalam adu penalti. Bersama Manchester United (MU) yang juara pada 2007/08, keduanya menjadi klub Liga Primer yang mampu meraih gelar Liga Champions dalam 10 musim terakhir.

Setelah Chelsea, tidak ada lagi klub asal Inggris yang berhasil mengangkat trofi si Kuping Besar. Bagaimana dengan musim ini (2017/18)? Tanda-tanda Inggris kembali bangkit di ajang bergengsi klub Eropa ini mulai terlihat. Setidaknya, cukup melihat klasemen penyisihan grup Liga Champions setelah tiga putaran.

Di Grup A contohnya. Ada MU yang memimpin klasemen setelah kemenangan 1-0 atas Benfica, Rabu (18/10) lalu. Sedangkan di Grup C ada Chelsea. The Blues memang gagal meraih poin penuh setelah hanya imbang 3-3 lawan AS Roma. Namun, hasil satu poin tersebut pun sudah cukup membuat pasukan Antonio Conte memimpin dengan keunggulan dua poin atas Roma.

Liverpool. Pasukan Juergen Klopp ini baru memetik hasil historik dengan kemenangan 7-0 atas Maribor. The Reds pun kini memimpin klasemen Grup E. Grup F, ada Manchester City di posisi pertama. Dan, di Grup H, Tottenham Hotspur berhasil menguasai puncak klasemen setelah mampu memetik satu poin di kandang Real Madrid.

Ya, inikah momennya klub Inggris? Yang pasti, kelima klub Liga Primer tersebut (Man. City, MU, Tottenham, Liverpool, dan Chelsea), meraih hasil positif dalam tiga laga penyisihan grup Liga Champions. Masing-masing belum terkalahkan. Ini pencapaian yang positif karena untuk kali pertama sejak 2008/09, klub-klub asal Inggris tidak terkalahkan dalam tiga laga pertama penyisihan grup di Liga Champions. Pada 2008/09, Arsenal, Manchester United, dan Chelsea, berhasil ke semifinal. Namun, MU gagal menjadi juara setelah kalah dari Barcelona di final.

Tentu saja, masih terlalu dini untuk memprediksi sukses atau tidaknya mereka. Meski demikian, lima klub Liga Primer ini memiliki peluang besar untuk lolos ke 16 besar. Mereka untuk saat ini, ada di pole position, tempat terdepan untuk lolos ke babak selanjutnya. Kondisi ini boleh jadi karena perkembangan yang terjadi di masing-masing klub tersebut, terutama Totteham yang ikut berandil sebagai kekuatan yang semakin besar.

Dalam empat tahun terakhir, setidaknya klub-klub asal La Liga selalu mendominasi meraih gelar Liga Champions. Real Madrid, Barcelona, atau Atletico Madrid, bergantian meraih final. Seperti ada jarak yang besar antara klub La Liga dan Liga Primer. Namun, hasil imbang yang diraih Tottenham lawan Real Madrid di Stadion Santiago Bernabeu, memperlihatkan bahwa jarak tersebut kini tidak terlalu lebar lagi.

Dengan menguasai klasemen grup, memperlihatkan pula persentase kemenangan yang diraih lebih besar dibandingkan dari liga lainnya. Musim ini, kemenangan klub asal Liga Primer mencapai 73,3 persen. Di posisi kedua merupakan klub asal Prancis, dengan persentase kemenangan mencapai 50. Persentase yang sama juga diraih klub Spanyol. Klub asal Prancis diwakili Paris Saint Germain dan Monaco. Namun, Monaco untuk sementara di peringkat keempat Grup G. Sedangkan Paris Saint Germain memimpin Grup B.*Irfan Sudrajat

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA