#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Madura United Akhirnya Mengajukan Banding
22 Oktober 2017 15:34 WIB

MADURA – Manajemen Madura United memutuskan mengajukan mengirimkan banding ke PSSI mengenai sanksi laga usiran yang diterima. Sanksi 4 laga usiran dijatuhkan menyusul perilaku buruk terhadap perangkat pertadingan saat menjamu Borneo FC pada pekan ke-29 GO-JEK TRAVELOKA LIGA 1.

Aksi yang berbuntut sanksi itu terjadi pada Jumat (13/10/2017) di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura. Sanksi yang diberikan Komisi Disiplin PSSI berupa laga kandang usiran sebanyak empat kali.

Banding lantas diajukan karena dalam sanksi itu, suporter Laskar Sape Kerrab dilarang mendukung langsung di stadion. “Ada kesepakatan baru (soal ketidaksetujuan terhadap sanksi berupa suporter dilarang datang), sehingga kami mengajukan memori banding,” ungkap manajer Madura United, Haruna Soemitro.

Di laga Madura United melawan Borneo, wasit Hasan Akrami terkena sorotan laser dan dilempari botol dari kerumuman penonton. Dari video yang beredar di media-media sosial, terlihat wasit asal Iran itu mendapat tendangan dari salah satu orang yang diduga pendukung tuan rumah.

Dari empat laga usiran, dua laga akan dipertandingkan di musim ini. Sebanyak dua laga itu adalah pertandingan melawan Barito Putera pada 5 November 2017 dan melawan Bhayangkara FC pada 8 November mendatang. Untuk dua laga usiran lainnya akan dijalani pada musim depan.

“Untuk dua laga pertama, kami mengincar Stadion Delta Sidoarjo dan Stadion Jember Sport Garden sebagai lokasi bertanding," ujar Ketua LOC Madura United, Moh Alwi. Adapun, manajemen Madura United lebih memilih Fachruddin dan kawan-kawan berlaga di Jember dengan sejumlah alasan yang ada.

“Kecenderungan memilih Jember tapi komunikasi dengan dua pengelola stadion sudah dilakukan,” ujar Alwi. Untuk dua laga sisanya di musim depan, manajemen belum mengambil keputusan soal lokasi pertandingan bakal digelar.

Selain empat laga usiran, Madura United mendapat hukuman larangan terhadap sejumlah ofisial masuk stadion saat pertandingan dan denda masing-masing Rp 50 juta, Rp 25 juta dan Rp 25 juta bagi ofisial yang sudah teridentifikasi serta Rp 25 juta untuk ofisial yang belum teridentifikasi. Manajemen Madura United juga akan mengajukan banding terhadap total denda senilai Rp 125 juta itu.

Sumber: PT LIB

BERITA TERKAIT

Penulis
news
Penggemar semua cabang olahraga. Asli Yogyakarta, KTP Sleman, tinggal di Jakarta.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA