#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Salfas Soccer Siapkan Rotasi untuk Hadapi Nivea Men TopSkor Cup U-16 2017
14 November 2017 21:01 WIB

JAKARTA Salfas Soccer terus mematangkan permainan demi menjaga konsistensi di turnamen Nivea Men TopSkor Cup (NMTC) U-16 2017. Kendati meraih kemenangan pada pertandingan pertama, namun pelatih Salfas Soccer Powan Ngadi menilai penampilan timnya masih belum maksimal. Kurangnya komunikasi antarpemain dan lemahnya stamina jadi masalah yang harus dibenahi tim asal Tangerang itu. 

Di pertandingan pertama Pawan juga melakukan banyak rotasi pemain guna menemukan skema terbaik. Dia berharap di pertandingan selanjutnya timnya terus mengalami kemajuan dan bisa memberikan kejutan di NMTC. 

”Untuk pertandingan selanjutnya saya akan memperbaiki stamina pemain yang di laga pertama lain sangat kedodoran, terutama di babak kedua. Sebab itu saya akan menambah porsi latihan guna memperbaiki stamina pemain. Selain itu saya akan terus melakukan rotasi untuk memberikan jam terbang kepada pemain agar ke depannya kualitas antarpemain tidak jauh berbeda,” kata Pawan.

Di sisi lain, pelatih Kabomania Indriyanto Nurgoho memastikan mentalitas pemainnya tidak terganggu pascakalah 0-2 dari ASIOP Apacinti di laga perdana. "Anak-anak bisa move an dan fokus untuk bisa meraih hasil bagus di pertandingan selanjutnya," ucap mantan striker timnas lndonesia itu. 

Sayangnya, latihan tim asal Bogor itu harus terkendala hujan deras yang turun hampir setiap sore hari. Padahal, latihan tersebut sangat penting untuk mengevaluasi penampilan tim. 

“Tapi saya tidak mau jadikan itu alasan. Kami harus tetap kerja keras untuk membenahi penampilan, terutama penyelesaian akhir yang masih lemah. Menghadapi ASIOP di pertandingan pertama, kami memiliki empat peluang yang seharusnya bisa menjadi gol. Kondisi tim saat ini sudah 70 persen saya berharap di pertandingan nanti pemain sudah bisa maksimal,” kata lndriyanto. 

Sementara, pelatih SMA Negeri 12 Depok Muhammad ilham Fadillah mengaku hasil imbang tanpa gol di laga pertama melawan SMA Budhi Warman ll menjadi pelajaran berharga untuk timnya. Selain penyelesaian akhir, Fadillah menilai stamina menjadi kelemahan timnya di laga pertama.

“Sebenarnya kami sudah tampil maksimal di pertandingan pertama, namun fisik dan penyelesaian akhir pemain sangat buruk. Kami akan memanfaatkan jeda pertandingan yang cukup panjang ini untuk memperbaiki kesalahan yang kami miliki.” kata Fadillah.***

BERITA TERKAIT

news
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA