#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Mojang Geulis Ini Akui Pernah Masuk Stadion Pakai Tiket Palsu
14 November 2017 20:40 WIB

BANDUNG - Bukan predikat tim papan atas atau banyaknya pemain hebat, yang membuat Tina Lisnawati jatuh cinta kepada Persib Bandung. Tapi karena permainan indahnya yang membuatnya mabuk kepayang.

"Mainnya Persib itu indah. Enak dinikmati. Seperti orkestra musik yang harmonis. Kental dengan seni gerak yang membuat bobotoh terpuaskan," kata Tina.

Karena itu mojang geulis ini selalu hadir di stadion. Ia tidak bisa melewatkan laga kandang tim pujaannya. Anti nonton laga kandang lewat siaran langsung di TV.

"Bobotoh sejati itu harus tetap nyetadion. Nggak perduli prestasi Persib terpuruk. Buat saya, Persib tetap indah meski miskin prestasi," mojang kelahiran Bandung 14 Agustus 1996 bertutur pada TopSkor.id.

Namun tidak jarang, spirit cinta Persibnya yang meluap-luap, dianggap aneh. Ia sering di-bully rekan kerja dan nasabahnya.

"Tapi saya cuek saja. Persib tetap di hati. Harus lestari selama hayat di kandung badan," tangkas karyawati bank swasta

Nggak aneh, demi Persib, segala hambatan diselami. Seperti di laga El Clasico putaran pertama Liga 1. Tina terpaksa membeli tiket palsu seharga Rp 50.000 dari calo tiket yang berseliweran di seputar Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). 

"Saat itu sebenarnya saya sudah punya tiket asli. Tapi tiket, hp plus uang di dompet hilang dicuri saat sholat di masjid seputaran GBLA," tangkas Tina.

"Dengan uang tersisa Rp 50.000 ternyata dapat tiket. Saya langsung paham itu pasti tiket palsu," sambung Tina.

Prinsipnya, yang penting bisa masuk stadion dan nonton Persib. El Clasico pantang dilewatkan.

"Nggak kepikiran bisa ditangkap polisi masuk pakai tiket palsu. Pokoknya nonton El Clasico," tandas mojang geulis yang sudah jadi bobotoh sejak kelas 6 SD.

BERITA TERKAIT

news
tukang tulas tulis persib bandung
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA