#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
INASGOC dan Perbasasi Gelar Banyak Simulasi di Test Event Softbol Asian Games 2018
22 November 2017 20:24 WIB

JAKARTA - Pertandingan cabang beregu yang perlu penanganan berbeda ketimbang individu menuntut pengelolaan tersendiri agar berjalan lancar. Hal itulah yang menjadi fokus Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) dan PB Perbasasi (Persatuan Bisbol dan Softbol Seluruh Indonesia) dalam menggelar test event cabang softbol "Road to Asian Games 2018" yang berlangsung, 20-23 November 2017 di Lapangan Lodaya, Bandung, Jawa Barat.

Dalam pertandingan yang diikuti empat tim putra dan empat tim putri, ketua pengawas test event softbol Asian Games 2018, Indro Susilo menyatakan dalam pertandingan itu digelar simulasi mengenai perangkat penyelenggara pertandingan, penerapan alur pelaksanaan pertandingan, seperti menghitung perjalanan tim menuju lokasi pertandingan dan akurasi waktu yang dibutuhkan.

"Alhamdulillah dalam test event ini kita membuat rancangan terhadap target pelaksanaan dan itu sudah berjalan sangat baik sekali, misalnya target-target setiap pertandingan, pergantian gim satu dengan yang lain, kedatangan tim dari hotel menuju venue. Semua itu berada dalam kerangka toleransi yang sangat baik," ujar Indro, Rabu (22/11/2017).

Wakil Deputi I Games Operation INASGOC, Djoko Pramono yang membuka test event di Lapangan Lodaya, menyatakan pihaknya ingin agar Perbasasi memperhatikan hal-hal detil dalam menggelar pertandingan di cabang beregu.

"Ada tiga komponen yang bisa di uji dalam test event sofbol ini, seperti SDM, manajemen organisasi, dan regulasi pertandingan. Oleh karena itu, saya berharap Perbasasi memperhatikan hal-hal yang detil. Semua harus disimulasikan," ujar Djoko Pramono. Test event softbol merupakan ajang uji coba menuju Asian Games ke-17 yang sudah digelar INASGOC bekerjasama dengan induk organisasi olahraga.

Meski test event berjalan lancar, Indro menyatakan tidak ingin cepat puas sehingga pihaknya berencana menggelar event serupa di competition venue, lapangan softbol dan bisbol terbaru di komplek Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK).

"Tapi kita tidak bisa puas begitu saja, karena ada beberapa hal yang meskipun ini kita buat semirip mungkin dengan venue yang sebenarnya, tapi kita harus buat simulasi yang sama persis dengan nanti kita saat Games Time. Antara lain, menangani jarak dan waktu antara athlete village di Kemayoran ke Senayan," ucapnya.

Sejauh ini kesiapan untuk pelaksanaan Asian Games 2018 sudah mencapai 70 persen, dan test event yang berlangsung di Lapangan Lodaya ini menjadi ajang bagi pihak yang terkait untuk menambah ilmu dan pengalaman sebelum Asian Games digelar.***

BERITA TERKAIT

news
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA