#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
INASGOC Mulai Sosialisasi Standar Nama Negara Peserta Asian Games 2018
23 November 2017 13:26 WIB

JAKARTA - Asian Games 2018 berlangsung kurang  dari sembilan bulan lagi. Untuk itu, persiapan demi menyambut pesta olahraga antarnegara Asia ini pun dikebut.

Salah satunya, terkait persiapan di platform media yang jadi wewenang Panitia Nasional Penyelenggaraan Asian GamesXVIII/2018 (INASGOC). Itu meliputi pemasangan bendera dan nama negara yang sudah harus disosialisasikan sejak sekarang.

Bisa dipahami mengingat pada SEA Games 2017, Kuala Lumpur, terjadi kesalahan fatal. Yaitu pemasangan bendera Indonesia terbalik jadi putih merah dari seharusnya merah putih di buku panduan.

Tak pelak, insiden itu menimbulkan sentimen antarnegara serumpun ini. Meski, Pemerintah negeri jiran itu melalui Menteri Belia dan Sukan Malaysia (Menpora) Khairy Jamaluddin langsung meminta maaf.

“Kami berharap, hal seperti itu tidak terjadi. Apalagi, Asian Games skalanya jauh lebih besar dibanding SEA Games,” ujar Wakil Koordinator Dept. International Relation & Protocol INASGOC Nur Laily Rahmawati dalam bincang mingguan dengan media di Wisma Serbaguna, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (22/11).

Dalam kesempatan itu, Rahma meminta kepada media untuk membantu sosialisasi. Yaitu, mengenai penulisan nama bagi setiap negara.

Itu terkait standardisasi yang diterapkan National Olympic Committee (NOC) terkait peserta di Asian Games. Acuannya, merujuk pada regulasi International Olympic Committee (IOC).

“Untuk nama juga vital. Sebab, kekeliruan penulisan atau penyebutan bisa berujung konflik diplomatik antarnegara. Itu mengapa, kami dari INASGOC harus teliti dan bekerja sama dengan Kemenlu (Kementerian Luar Negeri),” Rahma, mengungkapkan.

Yang dimaksud, terkait penulisan nama di beberapa negara Asia. Misalnya, Democratic People’s Republic of Korea (DPR Korea) yang biasanya disebut Korea Utara atau Taiwan jadi China Taipei.

“Memang sih agak rumit. Ini baru dua negara contohnya, belum seluruhnya. Itu mengapa, kami berharap rekan-rekan media bisa mensosialisasikan dan edukasi kepada masyarakat umum. Mumpung, masih ada waktu sembilan bulan menuju Asian Games,” kata Rahma, optimistis.

Asian Games 2018 merupakan kali kedua Indonesia jadi tuan rumah di Jakarta dan Palembang. Sebelumnya, pada 1962 yang terpusat di ibu kota dengan Indonesia finis sebagai runner-up dengan 11 medali emas di bawah Jepang (73 emas).***

BERITA TERKAIT

news
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA