#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Bagi Delvecchio, Luka dan Lecet Jadi Santapan Sehari-hari
07 Desember 2017 15:11 WIB

SUDAH biasa. Yang kayak gini mah santapan sehari-hari, baik saat match atau latihan.”

Demikian, pernyataan dari Fabio Delvecchio. Tepatnya, ketika remaja 15 tahun itu mendapat perawatan dari tim medis NIVEA MEN TopSkor Cup U-16 2017.

Sekilas, pemandangan tersebut mirip dalam novel The Romance of the Three Kingdoms. Yaitu, ketika tabib Hua Tuo mengerik tulang pada lengan Guan Yu sambil bermain catur.

Faktanya, setelah lukanya diplester dengan Hansaplast, Delvecchio kembali ke lapangan. Dia bergabung dengan rekan-rekannya di Sekolah Sepak Bola (SSB) Buperta untuk menghadapi Salfas Soccer.

“Tadi sempat jatuh, kebetulan kan hujan. Jadi, lapangan licin. Namun, sekarang sudah tidak apa-apa,” tutur Delvecchio seusai pertandingan sambil memperlihatkan luka yang sudah ditangani Hansaplast.

Hansaplast merupakan brand plester luka nomor satu di Indonesia yang jadi sponsor Liga TopSkor U-13. Hansaplast dan NIVEA MEN di Tanah Air di bawah naungan PT Beiersdorf Indonesia.

Saat ini NIVEA MEN TopSkor Cup U-16 2017 memasuki perempat final. Sayangnya, Buperta harus tersingkir di 16 besar akibat takluk 0-3 dari ASAD 313 Jaya Perkasa, di Lapangan Wing 1 Paskhas, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (3/12).

“Ya kecewa sih. Tapi, mau bagaimana lagi. ASAD bermain lebih baik dari kami,” Delvecchio, mengungkapkan.

Namun, pemain tersubur The Junior School Soccer League (JSSL) Cup 2014 ini enggan larut dalam kekecewaan. Sebaliknya, Delvecchio menganggap NIVEA MEN TopSkor Cup U-16 2017 ini sebagai turnamen yang memberi dirinya dan tim pelajaran berharga.

“Yang pasti, kami sudah berusaha maksimal. Kami akan tingkatkan kemampuan saat Liga TopSkor bergulir Januari 2018,” kata Devecchio, optimistis.***

BERITA TERKAIT

news
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87
Komentar
ARTIKEL SEBELUMNYA