#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Target 2 Emas di SEA Games 2019, Perbasasi Ingin Akhiri Paceklik sejak 1997
16 March 2019 12:03 WIB
JAKARTA - Pengurus Besar Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (PB Perbasasi) menargetkan dua emas pada SEA Games 2019. Yaitu, lewat cabang olahraga (cabor) softball pada pesta olahraga antarnegara Asia Tenggara tersebut.

Demikian ditegaskan Ketua Umum Perbasasi Andhika Monoarfa terkait program tahun ini. Menurutnya, target tersebut bukan tanpa alasan.

Kendati, tim nasional (timnas) softball Indonesia belum meraih emas dalam 22 tahun terakhir. Tepatnya, sejak SEA Games 1997 di Jakarta.


Baca Juga :
- Waspadai Filipina dan Thailand, Judo Indonesia Berguru ke Jepang
- Dapat 119 Miliar, NPCI Fokus ASEAN Paragames dan Olimpiade 2020

"Kami optimistis bisa mewujudkan. Secara, lawan terberat di Asia Tenggara hanya Filipina. Mereka sudah pernah dikalahkan beberapa bulan lalu," kata Andhika dalam jumpa pers di Stadion Softball, Jakarta Pusat, Jumat (15/3).

"Dua emas itu meliputi putra dan putri. Untuk seleksi, sudah selesai. Bahkan, putri akan berlatih lagi mulai 18 Maret ini di Jakarta dan Banten hingga Asia Women Championships 2019 yang diselenggarakan sejak 20 April mendatang."

Andhika mengungkapkan terkait keyakinan mengakhiri paceklik softball emas dalam dua dekade terakhir di SEA Games. Salah satunya, terkait transfer ilmu dari pemain Filipina yang banyak melatih tim-tim untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020.

"Ya, kami sudah meminta beberapa andalan mereka untuk melatih tim-tim PON 2020. Termasuk, kapten tim nasional, Apolonio Rosales, yang sekarang melatih Provinsi Sulawesi Tenggara dan membawa mereka juara PON 2016," Andhika, menambahkan.

Menurutnya, kehadiran para pelatih asal Filipina tersebut dinilai menjadi keuntungan untuk Indonesia. Agar, para pemain kkta mempelajari kekuatan Filipina yang menjadi lawan berat.


Baca Juga :
- Perpani Ingin Tambah Atlet Panahan ke Olimpiade 2020
- PB ISSI Punya PR Besar Jelang Olimpiade 2020

"Memang, lawan berat Indonesia saat ini tinggal Filipina. Kami sudah pernah berlatih tanding dengan Singapura. Untuk Malaysia, bahkan jauh di bawah," ujarnya, optimistis

Di sisi lain, terkait baseball putra, Andhika belum mengungkapkan targetnya. Alias, masih menunggu para pemain lolos seleksi hingga Perbasasi siap menetapkan target.***

BERITA TERKAIT

news
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA