#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Harus Selalu Lapar Gelar
22 March 2019 04:00 WIB
INDRA Sjafri dan pasukannya kembali memulai pertempuran. Kali ini dalam ajang kualifikasi Piala AFC U-23, yang digelar di Vietnam. Pasukan yang dibawa pelatih 56 tahun ini tidak jauh berbeda dengan tim yang juara Piala AFF U-22, Februari lalu. Dari tim yang sukses di Kamboja, ada dua yang tidak dibawa untuk kualifikasi ini, yaitu Todd Ferre dan Billy Keraf.  Untuk mengisi tempat keduanya, Indra memanggil tiga pemain yaitu Egy Maulana, Ezra Wallian, dan Saddil Ramdani.

Namun demikian, Indra tentu akan mencoret satu nama dari pasukannya yang hingga kemarin masih berjumlah 24 pemain. Situasi tersebut tidak terlepas dari persoalan status Ezra Wallian. AFC tidak dapat memasukkan nama pemain yang sudah resmi menjadi warga negara Indonesia tersebut sejak 2017 lalu. Salah satu alasannya adalah Ezra pernah bermain untuk timnas U-17 Belanda. Jika itu alasannya tentu sesuatu yang sangat disayangkan.

Padahal, peraturannya sudah jelas bahwa seorang pemain tidak boleh tampil untuk timnas negara lain jika dia pernah bermain di timnas senior negara sebelumnya. Jadi, untuk kasus Ezra Wallian, idealnya tidak ada persoalan untuk dimasukkan atau didaftarkan dalam skuat timnas U-23 Indonesia karena jebolan akademi Ajax ini tidak pernah tampil dengan timnas Belanda. Semoga saja persoalan ini tidak akan menjadi gangguan bagi Tim Garuda Muda dalam persiapan mereka menghadapi Thailand, pada pertandingan pertama penyisihan Grup K, Jumat (22/3) ini.


Baca Juga :
- Magnet Besar Maguire dan De Ligt
- Griezmann Lebih Loyal dibanding Neymar

Indra Sjafri tentu sudah memiliki sikap terkait persoalan ini. Ya, terlepas dari keputusan AFC terkait status Ezra Wallian, mantan pelatih timnas U-16 dan U-19 Indonesia ini sudah cukup memiliki skuat yang kompetitif. Apalagi dengan keputusannya memanggil Egy Maulana dan Saddil Ramdani. Memang, dengan Erza, lini depan timnas Indonesia bakal semakin memiliki cukup pilihan penyerang dengan karakter yang berbeda.


Baca Juga :
- Inter Bukan Hanya Icardi
- Griezmann Melengkapi Barcelona

Indra boleh jadi sebenarnya hanya tinggal meneruskan tim yang telah dibangunnya sejak Piala AFF U-22 tersebut. Inilah yang terpenting. Menjaga semangat, kekompakan, dan keinginan untuk kembali meraih gelar juara yang utama. Setelah sukses meraih gelar Piala AFF U-22, Indra harus mempertahankan rasa lapar gelar di antara pasukannya. Ini bisa menjadi modal untuk lolos langsung ke putaran final Piala AFC 2020. Pada ajang Piala AFF U-22 lalu itu, sudah tercapai sejumlah aspek seperti masing-masing pemain sudah saling mengenal.

Perubahan individu pemain, dalam hal ini, aspek pengalaman dan kematangan juga poin yang berhasil diraih. Marinus Manewar contohnya yang kini menjadi penyerang yang rajin dalam mencari bola. Marinus telah menjadi bagian dari Tim Juara dan dia memahami napas dari rekan-rekan setimnya, termasuk gaya permainan dari timnas asuhan Indra Sjafri ini. Jadi, dengan atau tanpa Ezra Wallian, seharusnya tidak akan mengurangi kekuatan timnas U-23 Indonesia.*Irfan Sudrajat

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA