#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Isa Fossbi Juara
22 April 2019 04:03 WIB
BOGOR - Final Liga Hansaplast TopSkor (LHTS) U-13 musim 2018/19 yang berlangsung di lapangan Universitas Trisakti, Nagrak, Minggu (21/4), berlangsung semarak. Itu lantaran dalam laga puncak ini turut disaksikan dua pelatih timnas usia muda Indonesia: Fakhri Husaini (timnas U-19) dan Bima Sakti (U-16). 

Kehadiran kedua pelatih yang memang dikenal sangat peduli terhadap sepak bola usia muda ini membuat tim finalis: ISA Fossbi Trisakti dan ASIOP tambah semangat. Final yang mempertemukan ISA dengan ASIOP INI berjalan seru sekaligus menegangkan. Meski sedikit grogi, jual beli serangan tetap tersaji dalam laga yang berlangsung selama 2x30 menit itu. Dan akhirnya, ISA keluar sebagai juara dengan keunggulan 2-1 atas ASIOP. 

Keberhasilan ISA dalam mengatasi tekanan ini mengantarkan mereka mempertahankan gelar juara yang musim lalu mereka rebut dari ASIOP. Dalam laga ini, ISA unggul lewat kecerdikan sang striker Rizaldi Putra sebelum disamakan gelandang serang ASIOP Ray Raffa dari titik putih.


Baca Juga :
- Skrining Play-off Liga TopSkor U-12 Rampung
- TopSkor Indonesia Menang Selusin Gol

Namun lewat titik penalti pula, ISA kembali memimpin dan memastikan kemenangan. pelatih ISA, Zuchli Imran Putra mengatakan kekompakan dan rotasi pemain di tengah pertandingan menjadi kunci keberhasilan timnya.

“Tidak mudah pastinya karena kami bermain tanpa tujuh pemain inti yang absen karena alasan satu dan lain hal. Tapi anak-anak tetap tampil percaya diri dan kompak untuk menutup lubang yang ada,” kata Imran. “Saya juga harus merotasi Rizaldi dari  ujung tombak menjadi bek.”

Meski kecewa, pelatih ASIOP Yayat Supriatna, tak lelah untuk terus memotivasi pasukannya yang terlihat cukup menyesali kekalahan ini. “Anak-anak terlihat nervous, jadi enggak keluar kemampuan terbaiknya,” kata Yayat. 

“Pembelajaran buat saya dan juga anak- anak, bahwa sepak bola tidak hanya fisik, teknik, dan taktik. Di situ ada faktor mentalitas. Saya melihat ada beberapa pemain siap untuk laga final, tapi ada beberapa pemain juga yang tidak siap.”

Dukungan Hansaplast
Sementara itu, Health Care Director PT Beiersdorf Indonesia Christopher Vierhaus yang mewakili pihak sponsor, dalam hal ini Hansaplast, terkesan melihat semangat juang dari para pemain di lapangan. Pemain pun tampak tak kenal lelah meski bertanding di tengah terik matahari yang cukup menyengat.

“Semangat yang luar biasa ditunjukkan anak-anak calon pemain masa depan Indonesia. Kami bangga bisa ikut berperan dalam memajukan sepak bola Indonesia,” kata Christopher. “Kami akan senantiasa mendukung dan mewujudkan mimpi pesepak bola muda untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa depan.”

Siaga Pratama Ketiga
Di sisi lain, Siaga Pratama keluar sebagai peringkat ketiga LHTS U-13 setelah mengalahkan Kabomania, lewat drama adu penalti dengan skor 4-2 (2-2), Sabtu (20/1). “Bersyukur pastinya atas hasil yang didapat anak-anak musim ini. Kami ambil banyak pelajaran dan perbaiki segala kekurangannya untuk ke depan,” kata Kusnadi, pelatih Siaga.

Sementara pelatih Kabomania Imral Usman tak berkecil hati. Apapun yang didapat pasukannya musim ini sudah melampaui target. “Bangga pastinya sama perjuangan anak-anak. Mereka berani dan tunjukkan sikap pantang menyerah dalam setiap pertandingan,” kata Imral.* Furqon Al Fauzi

Penghargaan LHTS U-12 Musim 2018/19
Juara: ASIOP
Runner-up: RMD 
Peringkat ke-3: GMSA
Peringkat ke-4: Erlangga FC
Top Scorer: Ashari (ASIOP)
Pemain Terbaik: Jehan Pahlevi (ASIOP)
Pelatih Terbaik: Aulia Siregar (ASIOP)


Baca Juga :
- Jajal PaSS Parung, TopSkor Indonesia Coba Mengeksplorasi Peran Lini Kedua
- Variasi Formasi TopSkor Indonesia

Penghargaan LHTS U-13 Musim 2018/19
Juara: ISA Fossbi Trisakti
Runner-up: ASIOP 
Peringkat ke-3: Siaga Pratama
Peringkat ke-4: Kabomania
Top Scorer: Rizaldy Putra (ISA Fossbi)
Pemain Terbaik: M Tezar Briantama (ASIOP)
Pelatih Terbaik: Imral Usman (Kabomania)


 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA