#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Ali Daei Berkibar dengan Daei Sport
29 May 2019 04:15 WIB
ALI Daei masih ada di posisi pertama dalam daftar pencetak gol terbanyak dengan timnas. Legenda hidup sepak bola Iran ini menorehkan 109 gol dari 149 laga dengan timnas Iran. Daei, yang kini berusia 50 tahun, memberikan kemampuannya untuk Team Melli—julukan timnas Iran—dari 1993 hingga 2006. Setelah gantung sepatu, Daei pun tidak melupakan dunianya ini. Dia menjadi pelatih di sejumlah klub negeri kelahirannya. Terakhir, Daei melatih klub Persia, Saipa FC, dari 2017 hingga 2019.

Dengan gol yang diciptakannya untuk Iran, Daei merupakan pemegang rekor jumlah gol untuk kategori gol terbanyak internasional dunia. Untuk sementara, di masih memimpin dalam daftar. Sedangkan di peringkat kedua pemain terbanyak mencetak gol untuk timnas adalah Cristiano Ronaldo, yang menorehkan 85 gol untuk timnas Portugal. Tampaknya, CR7 memiliki peluang untuk menumbangkan rekor Daei.

Meski demikian, Daei tetap menjadi kebanggaan publik sepak bola Iran. Jika Argentina dengan Diego Maradona, Brasil dengan Pele, Iran punya Daei. Dialah salah satu pioner yang membuat sepak bola Iran dikenal di Eropa. Daei pemain yang membawa nama Iran dalam kompetisi domestik Eropa, yaitu di Bundesliga (Jerman). Setelah bermain untuk klub Qatar, Al-Sadd pada 1996/97, Daei beruntung dapat bermain di klub Bundesliga, Arminia Bielefeld pada 1997/98. Kariernya kemudian makin menanjak ketika semusim berikutnya memperkuat Bayern Muenchen.


Baca Juga :
- Indra Sjafri Mantu, Berikut Doa dari Menpora
- Sukses Mia lewat Winner Never Quit

Di sanalah namanya semakin berkibar. Meski minim dalam gol tapi Daei diakui sebagai salah satu tonggak dari Benua Asia, tepatnya Asia Barat. Di Muenchen, Daie menjadi bagian dari klub raksasa Jerman ini meraih gelar Bundesliga 1998/99, Piala Super Jerman pada tahun yang sama. Pada tahun yang sama pula, dia menjadi bintang dari timnas Iran dalam meraih medali emas Asian Games 1998 serta berbagai gelar lainnya.


Baca Juga :
- Johan Halls : Dari Arsenal hingga Catwalk
- Robert Fleck : Asisten Guru di Sekolah Khusus

Kehadirannya di Muenchen pun menjadi perhatian, di antaranya ketika dia menolak memegang gelas bir dalam perayaan gelar Bundesliga yang diraih Muenchen karena sebagai muslim. Ketika pensiun, dia pun pernah mencetuskan donasi ketika terjadi bencana alam yang menimpa Iran dan Irak pada 2017 silam. Publik Iran menjulukinya Shahriar alias The King atau Raja.

Dari semua perjalanan hidupnya, Daei pun tidak melupakan bagaimana mendapatkan rezeki. Dengan namanya yang memang sudah berkibar, Daei membuka toko olahraga dengan nama Daei Sport 19 Oktober 2014 silam. Bersama penyanyi Irak, Mohammed Reza Golzar, toko olahraga ini diresmikan dan dibuka di Teheran. Dae Sport pun menjadi merek untuk sponsor utama klub-klub Iran dan timnas Iran.* Irfan Sudrajat 
 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA