#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Dua Atlet MMA Indonesia & Myanmar Berhadapan di Shanghai
10 June 2019 12:34 WIB
JAKARTA - Victorio “Indra” Senduk bersiap untuk ajang ONE: LEGENDARY QUEST di Shanghai, Cina. Panggung ini akan sangat menentukan posisinya dalam organisasi beladiri terbesar di dunia, ONE Championship.

Juara IBC Featherweight ini akan berhadapan dengan petarung asal Myanmar, Phoe “Bushido” Thaw, yang sempat mengalahkan beberapa petarung Indonesia sebelumnya dalam divisi yang sama. Tetapi, “Indra” mengaku tetap percaya diri setelah menjalani masa persiapan sebelum ia tampil dalam panggung dunia sekali lagi pada 15 Juni nanti.

Mantan atlet wushu nasional ini, yang sempat meraih medali perak pada tahun 2011, mengatakan bahwa persiapannya sejauh ini berjalan dengan sangat baik. “Persiapan saya sejauh ini berjalan baik. Saya berlatih kombinasi striking dan Brazilian Jiu-jitsu (BJJ),” ucapnya membuka pembicaraan.


Baca Juga :
- Atlet Bela Diri Campuran Indonesia dan Tradisi 17 Agustusan
- ONE Championship Siap Selenggarakan Turnamen eSports, Ini Gim yang Dipertandingkan!

“Pondasi beladiri saya adalah wushu, serta Kickboxing dan Muay Thai. Tetapi, saya menghabiskan lebih banyak waktu di wushu dan karate.”

Victorio menyadari bahwa penampilannya di dalam ring setelah hampir satu tahun beristirahat memiliki makna tersendiri. “Saya sebelumnya harus melewati proses penyembuhan, bukan karena cedera serius, tetapi lebih kepada menjalani waktu istirahat yang baik dan menyelesaikan masalah keluarga,” sebutnya.

Atlet yang memulai karier beladirinya pada umur 14 tahun ini menambahkan bahwa ajang ONE: LEGENDARY QUEST sangatlah penting. “Ini penting bagi karier saya, karena saya ingin menunjukkan bahwa umur bukanlah batasan jika kita memiliki bakat,” kata atlet yang masuk ke ONE pada tahun 2012.

“Ini bukan saja dalam olahraga, tetapi kami juga ingin memicu semangat generasi muda untuk menjadi penerus kami dalam dunia mixed martial arts (MMA).”

Ia pun mengatakan bahwa lawannya kali ini bukan sembarangan. Phoe Thaw, menurutnya, adalah seorang atlet yang luar biasa. “Phoe sangat baik dalam permainannya. Ia adalah seorang striker dan memiliki serangan balasan yang sangat baik,” katanya.

“Kebetulan, saya mendapatkan kesempatan untuk menonton beberapa pertandingannya di ONE, termasuk yang terkini saat ia melawan Yohan Mulia Legowo. Dapat dikatakan ia sangat ulet dan liat!”

Atlet yang dikenal dengan julukan “Indra” ini pun mengatakan bahwa ia akan mengikuti game plan-nya untuk beradaptasi dengan apapun yang terjadi di dalam ring dan berusaha untuk mengontrol pertandingan.

“Saya lebih menyukai stand-up fight karena karakteristik saya dalam striking, dimana saya mungkin lebih agresif dari Phoe. Tetapi, walaupun saya lebih agresif, saya tidak akan ceroboh dan mempertahankan stamina serta fisik saya [sepanjang pertandingan],” katanya menjabarkan.

“Walaupun saya berusia 37 tahun, saya masih bisa bertarung di panggung internasional. Saya tetap berlatih walaupun saya menikmati waktu istirahat saya.”

Disisi lain, Phoe Thaw juga memiliki pendapat tersendiri mengenai lawannya kali ini. “Bushido” mengatakan bahwa ia telah memperhatikan Victorio, walau tidak terlalu mendetil. “Saya tidak akan mampu memprediksi langkah saya di dalam sebuah pertandingan sampai hal itu benar-benar berlangsung,” kata Phoe.

“Tetapi saya ingin menyampaikan bahwa saya telah mempersiapkan diri sebaik mungkin. Saya berlatih dengan atlet MMA lainnya dari divisi berbeda di Citadel Martial Arts Gym dan Florian Martial Arts Center [di Myanmar].”


Baca Juga :
- Dua Juara Dunia Berlaga di Filipina, Petarung Indonesia Juga Ada
- Taklukkan Petarung Cina, Papua Badboy Ini Harap Obati Duka Korban Gempa Maluku

Phoe mengaku juga akan menggunakan kombinasi dari strategi pertarungan atas dan bawah, termasuk BJJ, serta menilai bahwa pertandingan ini akan sama penting bagi kariernya bersama ONE Championship.

“Bagi saya, tiap pertandingan sama pentingnya, dimana dapat saya pastikan bahwa saya akan bertarung sebaik mungkin [melawan Victorio] seakan ini adalah pertandingan terakhir bagi saya.”*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA