#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Catatan Penyelesaian Terbaik Anthony “The Archangel” Engelen
11 Juni 2019 20:02 WIB
JAKARTA - Anthony “The Archangel” Engelen adalah seorang atlet mixed martial arts (MMA) Indonesia yang hampir selalu mengakhiri pertandingan tanpa keputusan juri.

Setelah kemenangan debutnya dalam dunia MMA profesional melalui keputusan mutlak juri pada tahun 2013, petarung asal Indonesia ini selalu berhasil menyelesaikan pertandingannya dengan KO atau kuncian.

Hal ini terlihat dari rekor penyelesaiannya dalam 13 pertandingan selama enam setengah tahun berkecimpung di dunia MMA profesional, termasuk di dalam “The Home Of Martial Arts.”


Baca Juga :
- Petarung Wanita Sejajar dengan Pria di Beladiri ONE
- Victorio Senduk Petik Pelajaran Berharga Dalam ONE: LEGENDARY QUEST

Bersama ONE Championship, atlet divisi featherweight berusia 33 tahun ini juga memiliki tingkat penyelesaian 100 persen. Dia akan pertahankan saat menghadapi “Rock Man” Chen Lei dalam sebuah pertandingan catch weight 67,5 kilogram di ajang ONE: LEGENDARY QUEST.

Tampil di Shanghai, Cina, 15 Juni nanti, atlet yang bernaung di bawah Bali MMA ini terlihat yakin dengan kekuatan pukulan dan tendangannya, serta permainan bawah yang dapat memperdaya lawan diatas kanvas.

Mari kita lihat beberapa pencapaian fantastis dari atlet blasteran Indonesia-Belanda ini.

Kuncian Maut Spesialisasi Anthony
Hanya delapan hari berselang dari pertandingan sebelumnya, “The Archangel” memasuki ring dalam ajang ONE: WARRIOR’S DREAM di Filipina.

Saat itu, suasana pertandingan masih segar dalam ingatannya dan ia pun menjadi sangat buas saat menaklukkan Jimy “The Silencer” Yabo.

Atlet tuan rumah tersebut terlihat kesulitan setelah Anthony mencengkeramnya. Ia pun jatuh ke atas kanvas hanya dalam waktu 90 detik di babak pertama. Setelah itu, Jimy hanya dapat bertahan dan berusaha keras untuk melepaskan diri.

Tetapi, Anthony malah mendapatkan kesempatan untuk melakukan sebuah penyelesaian. Setelah berpindah posisi ke atas lututnya, Anthony menyelipkan kakinya untuk mengunci punggung Jimy dan mengambil kendali.

Ia tidak terburu-buru menempatkan tangannya dan mengeksekusi sebuah kuncian rear-naked choke sebelum mengakhiri pertandingan pada menit ke 2:35.

“The Archangel” Membakar Habis “Pyro”
Sejak bel penanda pertandingan dimulai berdering, Anthony dan AJ “Pyro” Lias Mansor tidak memiliki keinginan untuk turun ke permainan bawah.

Dalam pertandingan pada awal tahun 2017 ini, Anthony bertukar serangan dengan atlet asal Malaysia tersebut.

Anthony kemudian dengan cepat menyadari bahwa lawannya ini memiliki kuda-kuda bergaya southpaw, atau kaki kanan di depan kaki kiri. Kemudian, ia dengan cepat memperkirakan jarak untuk pukulan kanannya dan maju menyerang.

“Pyro” nampak tidak memiliki kemampuan untuk mengatasi serangan bertubi-tubi dari “The Archangel,” dan malam tersebut berakhir dengan jatuhnya AJ ke atas kanvas hanya dalam waktu 102 detik.

Satu Tendangan Ke Kepala
Ketika Anthony tampil untuk pertama kalinya setelah hampir dua tahun beristirahat dari panggung beladiri global, atlet perwakilan Bali MMA ini hanya sempat beraksi selama 39 detik dalam ajang ONE: HEART OF THE LION.

Saat itu ia bertanding melawan spesialis Kun Khmer asal Kamboja, Meas Meul. Juara IFC Lightweight ini segera mendekat ke arah lawannya dan beraksi dalam sekejap ketika melihat kesempatan untuk menyerang.


Baca Juga :
- Empat Pelajaran Penting dari ONE: Legendary Quest
- Dua Petarung Indonesia Rontok di Shanghai, Begini Ulasan Anthony “The Archangel” Engelen

Meas hendak merangsek maju dan tidak menyadari bahwa tendangan roundhouse dari “The Archangel” sudah siap menyambutnya. Meas pun jatuh seketika dengan kepala mengenai kanvas terlebih dahulu.

Kemenangan ini disebut sebagai salah satu KO paling spektakuler pada tahun 2018 dan memberikan pernyataan bahwa Anthony kembali menjadi sebuah kekuatan yang harus diperhitungkan di ONE.*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA