#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Operasi Juve Libatkan Ronaldo
12 June 2019 12:26 WIB
TURIN – Pensiunnya Andrea Barzagli menandakan akhir era BBC di Juventus FC. Namun, Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini sama sekali belum habis. Mereka hanya butuh partner anyar untuk menjaga kekokohan tembok pertahanan Turin. Sosok paling ideal buat mendampingi duo bek senior tersebut adalah Matthijs De Ligt.

Kapten AFC Ajax itu sudah jadi target nomor satu Juve sejak kedua tim bertemu di perempat final Liga Champions, Maret lalu. Wakil Presiden Pavel Nedved serta Direktur Olahraga Fabio Paratici terpikat dengan kemampuan De Ligt, dan berusaha mati-matian agar bisa melabuhkan palang pintu 19 tahun itu ke Stadion Allianz.

Tak cuma para petinggi, bintang Juve Cristiano Ronaldo pun sampai turun tangan untuk membujuk De Ligt agar hengkang ke Turin. Usai membawa tim nasional Portugal juara Liga Negara-negara Eropa (LNE) dengan mengalahkan Belanda yang diperkuat De Ligt, CR7 mendekati sang pemuda lantas membisikkan pujian dan ajakan berganti klub .


Baca Juga :
- Daftar Pemain Juventus untuk Laga Menghadapi Parma
- Misi Revans Di Francesco

“Saya sedikit kaget dengan permintaannya, jadi saya tertawa. Awalnya saya tak mengerti apa yang dia bicarakan. Setelah kalah di final, yang saya pikirkan hanya kekecewaan,” ujar De Ligt soal ajakan Ronaldo. “Sekarang saya hanya ingin berlibur dan istirahat. Setelah itu baru mempertimbangkan keputusan buat masa depan. Bagi pemain muda seperti saya, yang terpenting adalah main rutin.”

Pendekatan Ronaldo merupakan bentuk ambisinya dalam mengejar sukses. Euforia kemenangan Portugal di LNE belum reda, dia sudah memikirkan gelar lain di masa depan: Liga Champions bersama Juventus. Untuk mewujudkan target tersebut, Ronaldo menilai De Ligt adalah komponen yang penting buat menambah level kompetitif I Bianconeri.

Namun, upaya mendapatkan tanda tangannya akan dipenuhi tantangan. Juve harus bersaing dengan sederet raksasa Eropa yang juga meminati De Ligt, mulai dari FC Barcelona, Paris Saint-Germain (PSG), dan Manchester United FC. Kemudian, harga jual yang dipatok Ajax juga sangat tinggi, mencapai 80 juta euro (Rp1,28 triliun). Juve harus memaksimalkan semua koneksi yang mereka punya, termasuk hubungan baik dengan agen Mino Raiola.


Baca Juga :
- Si Nyonya Besar Bidik Kemenangan Tanpa Sarri
- Belotti-Zaza Makin Selaras

Jika operasi De Ligt menemui kebuntuan, Juve sudah menyiapkan rencana alternatif. Bek PSG Marquinhos berada di urutan kedua, dengan kualitas dan pengalaman. Sang pemain sudah mengisyaratkan keinginan, tapi klub Prancis enggan melepas. Lalu ada Kostas Manolas asal AS Roma, palang pintu berpengalaman di Seri A dan cuma memiliki klausul pelepasan 36 juta euro (Rp579,4 miliar). Namun, karakternya tidak disukai pemimpin Juve.

Buat pelapis, Juve sudah mendapatkan Cristian Romero dari Genoa CFC. Dia merupakan bek tengah menjanjikan yang didambakan I Bianconeri dalam semusim terakhir. Lalu, kesepakatan juga segera dicapai untuk melabuhkan Merih Demiral dari US Sassuolo. Dengan banderol 16 juta euro, pemain asal Turki ini diproyeksikan sebagai pengganti Martin Caceres yang bakal pergi.*** Dari Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA