#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
INFOGRAFIS: Analisis Kekalahan Timnas Indonesia dari Yordania
12 Juni 2019 08:00 WIB
AMMAN - Tim nasional senior Indonesia memetik pelajaran besar usai melakoni laga uji coba melawan Yordania, Selasa (11/6) malam. Kelemahan tim asuhan Simon McMenemy terpapar jelas saat ditundukkan dengan skor telak 1-4 oleh tuan rumah di Stadion King Abdullah, Amman.

Setelah menjalani dua laga uji coba sebelumnya di Australia, timnas Garuda semalam mendapat lawan yang memang memiliki kualitas satu level di atas Dedik Setiawan dan kawan-kawan. Permainan cepat yang menjadi keunggulan dan ciri khas timnas tak terlihat sama sekali.

Justru, lini belakang yang tampil dengan komposisi baru, Yanto Basna-Achmad Jufriyanto-Hansamu Yama terlihat menjadi titik lemah. Tidak hanya itu, semua sektor baik di lini tengah hingga depan juga tak berjalan sama maksimal.


Baca Juga :
- Kata Beto Soal 4 Gol ke Gawang Vanuatu
- Reaksi Simon McMenemy Usai Indonesia Membantai Vanuatu

Belum lama bersama, trisula lini belakang terlihat canggung saat ditampilkan bersama. Beberapa kali koordinasi antara ketiganya tidak berjalan selaras, sehingga mampu ditembus dengan mudah oleh barisan penyerangan tuan rumah.

Sudah begitu, Ruben Sanadi yang terpaksa dimainkan di sisi kanan menggantikan Tinus Pae yang kurang fit, tak bisa berbuat banyak. Praktis pada babak pertama, timnas Indonesia hanya mampu menciptakan satu peluang lewat tembakan Dedik Setiawan. Itu pun tidak membahayakan sama sekali gawang Yordania

Tuan rumah berhasil memanfaatkan ketidaktenangan pemain Indonesia dengan mencetak dua gol di babak pertama pada menit ke-22 dan 41. Evan Dimas dan Rizky Pellu juga belum menemukan chemistry bermain bersama Ramdani Lestaluhu. Sebelum ditarik keluar akibat cedera, Ramdani dan Evan serta Pellu, kerap berdiri dengan jarak yang cukup jauh.


Baca Juga :
- Pelatih Vanuatu Tantang Indonesia Tanding Ulang
- 5 Gol dalam 2 Laga, Beto Jaminan Mutu Timnas Indonesia

Ini membuat Evan, justru lebih sering melempar bola panjang yang kemudian mentah tidak menjadi peluang. Perubahan yang dilakukan Simon di babak kedua pun tak berdampak signifikan. Meskipun timnas berhasil memperkecil kekalahan lewat penalti Beto Goncalves di menit ke-86.

Simon mungkin kecewa melihat hasil pertandingan yang diraih skuatnya. Namun kekalahan ini justru harus dilihat dari kacamata positif jelang turun di babak kedua Pra-Piala Dunia 2022 Qatar, September mendatang. Indonesia masih akan menjalani satu uji coba lagi melawan timnas Vanuatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (15/6) mendatang.*FURQON AL FAUZI

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA