#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Matip Bikin Liverpool Waswas
12 Juni 2019 07:45 WIB
LIVERPOOL - Pengakuan mengejutkan datang dari Joel Matip. Bek Liverpool FC itu mengaku membuka peluang untuk kembali ke Bundesliga, liga domestik tertinggi Jerman yang membesarkan namanya.

Bek tengah, 27 tahun, itu memang lahir dan besar di Jerman. Lahir di Bochum, Jerman, Matip akhirnya memilih kewarganegaraan dari sang ayah, Kamerun, setelah dewasa. Namun, kemampuannya sebagai pemain bertahan diasah di FC Schalke 04, setelah sempat menimba ilmu di tim muda VfL Bochum. 

Setelah tujuh tahun berseragam Schalke sejak 2009, Matip akhirnya bergabung dengan Liverpool pada 1 Juli 2016. Dikontrak empat tahun, Matip berperan besar atas sukses Liverpool lolos ke final Liga Champions dua musim terakhir. Assist Matip untuk Divock Origi membuat Liverpool mengangkat trofi si Kuping Besar di Madrid, Spanyol, 1 Juni lalu, setelah menundukkan Tottenham Hotspur, 2-0.


Baca Juga :
- Agennya Terbang ke Italia, Liverpool Bisa Kehilangan Bek Tangguh Ini
- Akibat Barcelona Kalah dari Liverpool, Luis Suarez Malu Antar Anak Sekolah

Ketangguhan Matip sebagai bek tengah bersama Virgil Van Dijk memang menjadi salah satu kunci sukses Liverpool menjadi runner-up Liga Primer dan juara Liga Champions pada 2018/19 lalu.

Kendati begitu, kerja sama Matip dengan Liverpool mulai diragukan bakal berlangsung lama setelah belum ada pembicaraan terkait perpanjangan kontrak di antara kedua pihak. Padahal, masa kontrak Matip di Anfield akan habis pada akhir 2019/20 mendatang.

“Dalam sepak bola, tidak ada yang mustahil. Kontrak saya masih dua tahun lagi di Liverpool. Setelah berbagai kesulitan dan cedera, saya kini mulai nyaman bersama The Reds,” ucap Matip saat disinggung peluang kembali ke Jerman.

Saat memperkuat Schalke, Matip ikut berperan membantu klub tersebut menjuarai Piala Jerman 2010/11 dan Piala Super Jerman 2011. Karenanya, tidak heran bila nama The Royal Blues masih sangat sulit dilepaskan dari ingatan Matip.

“Masih banyak ruang dalam hati saya untuk Schalke. Itu tidak akan bisa dihapus,” ucap Matip. “Kekhawatiran saya saat ini adalah Schalke tidak mampu mempertahankan namanya sebagai salah satu klub besar Jerman. Saya selalu berusaha menyaksikan setiap pertandingan mereka lewat televisi. Semoga mereka bisa lebih baik musim depan,” kata Matip tentang mantan klubnya yang musim lalu nyaris terdegradasi karena hanya finis dua level (posisi ke-14) dari zona merah Bundesliga.


Baca Juga :
- Kehadiran Leroy Sane Bakal Memperkaya Bayern Muenchen
- Jadwal Mepet, Uji Coba Liverpool vs Schalke di Anfield Ditunda

Meskipun bermain bagus untuk Liverpool, Matip ternyata tidak dipanggil timnas Kamerun untuk Piala Afrika 2019 di Mesir, 21 Juni-19 Juli nanti. Pelatih The Indomitable Lions Clarence Seedorf rupanya lebih memilih enam bek tengah lain – yang notabene kurang terdengar namanya – ketimbang Matip yang sudah 24 kali membela Kamerun dengan satu gol.*TRI CAHYO NUGROHO DARI BERBAGAI SUMBER    

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA