#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Pertarungan Sengit Victorio Senduk vs Phoe Thaw di Shanghai
12 Juni 2019 15:10 WIB
SHANGHAI - ONE Championship kembali mengadakan gelaran akbar di Shanghai, Cina pada Sabtu, 15 Juni. Atlet andalan Indonesia Victorio “Indra” Senduk tampil melawan Phoe “Bushido” Thaw dalam laga pembuka.

Keduanya adalah penyerang atas yang berpengalaman dalam divisi featherweight. Mereka akan memberikan penampilan laga penuh aksi mengawali gelaran bertajuk ONE: LEGENDARY QUEST ini.

“Sepertinya mereka bakal adu serangan di stand-up fight,” ujar Yohan “The Ice Man” Mulia Legowo, seorang atlet veteran Indonesia yang pernah menghadapi keduanya.


Baca Juga :
- Lima Alasan Mengapa One: Legendary Quest Tak Boleh Dilewatkan
- Tendangan Lutut Mematikan! 10 Detik Lawan Langsung KO, Petarung MMA Ini Dijuluki Pembunuh

“Pertandingan ini akan menarik karena keduanya kuat di striking.”

Menurutnya, laga pertama dari 14 pertandingan kelas dunia yang akan disajikan tersebut akan sulit diprediksi dan penuh dengan kejutan. Yohan mengatakan bahwa siapa yang lebih siap mental pastinya akan menobatkan diri sebagai pemenang di akhir laga.

“Mereka berdua memiliki karakter yang mirip. Penentuannya nanti akan tergantung kepada siapa yang lebih siap dan lebih bugar,” tambahnya.

Victorio Senduk adalah atlet berpengalaman berusia 38 tahun yang telah malang melintang di dunia beladiri tanah air. Atlet yang akrab dipanggil dengan “Indra” ini juga sempat meraih medali perak dalam ajang SEA Games pada 2011 lalu dari cabang Wushu.

Atlet kelahiran Manado ini sudah membukukan tiga kemenangan dari lima laga profesionalnya di ajang mixed martial arts (MMA) dan laga berikutnya akan menentukan kapasitas yang dia miliki.

Sebelumnya, Juara IBC Featherweight ini mengaku telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang, termasuk dengan mempertajam kemampuan striking serta grappling yang ia miliki.

Lawannya, atlet asal Myanmar bernama Phoe Thaw, saat ini memiliki kepercayaan diri tinggi setelah mengemas tujuh kemenangan dari delapan laga yang ia lewati – enam diantaranya melalui KO/TKO.

Phoe menjanjikan penampilan yang lebih berbahaya ketika bertanding di Shanghai nanti, terutama karena serangkaian latihan yang telah dia lalui dalam tahap persiapan.

Seakan ingin membuktikan bahwa bukan hanya striking yang menjadi keunggulannya, “Bushido” pun sempat terbang ke Amerika Serikat untuk berlatih skill grappling.

Terbangnya Phoe ke Amerika Serikat sekaligus untuk melatih mental bertanding di luar negeri. Seperti diketahui, rangkaian laga sebelumnya yang dijalani Phoe terjadi di Myanmar.

“Persiapan Phoe Thaw nampaknya sangat serius. Tetapi kita tidak akan pernah tahu apa hasilnya di arena, karena apa pun dapat terjadi,” analisa Yohan.

Selain duel antara dua striker mumpuni tersebut, ONE: LEGENDARY QUEST juga mempertemukan banyak atlet unggulan kelas dunia.

Hal ini termasuk sebuah laga puncak yang menampilkan Stamp Fairtex, petarung muda asal Thailand yang akan mempertahankan gelar Juara Dunia ONE Muay Thai Atomweight dari tantangan Alma Juniku.


Baca Juga :
- Catatan Penyelesaian Terbaik Anthony “The Archangel” Engelen
- Idul Fitri, Momen Bersimpuh Para Petarung MMA

Stamp adalah atlet berusia 21 tahun yang kini menjadi Juara Dunia dua cabang beladiri berbeda: Kickboxing dan Muay Thai. Sementara, Alma adalah atlet pendatang baru asal Australia yang memegang gelar Juara Dunia Muay Thai WBC and IPCC, meski baru berusia 18 tahun.

Kedua petarung fenomenal ini menjanjikan duel penuh aksi selama lima ronde di Shanghai.*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA