#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Sebelum Juara Prancis Terbuka, Nadal Mengaku Sempat Frustrasi karena Cedera
13 Juni 2019 10:18 WIB
CAPE TOWN – Rafael Nadal mengaku frustrasi pada paruh pertama, musim ini. Bahkan, sempat berpikir untuk mengakhiri musim lebih cepat, tepatnya kala mundur di Indian Wells, 4-17 Maret lalu akibat cedera lutut. Namun, petenis asal Spanyol itu mampu bangkit dan melewati masa sulit.

Keputusan untuk melanjutkan tur pun membuahkan hasil. Tak tanggung-tanggung, Nadal meraih gelar Grand Slam Prancis Terbuka untuk kali ke-12, usai menekuk Dominic Thiem di Lapangan Philippe Chatrier, Stade Roland Garros, Paris, Minggu (9/6) malam WIB lalu, 6-3, 5-7, 6-1, dan 6-1.

Sebelum tampil di Roland Garros, nama lain Prancis Terbuka, Nadal diketahui cedera lutut kanan hingga mundur jelang pertemuan dengan Roger Federer di semifinal Indian Wells. Satu pekan kemudian, ia memilih absen di Miami Terbuka demi menghadapi musim lapangan tanah liat.


Baca Juga :
- INFOGRAFIS: Rahasia Rafael Nadal Juara Prancis Terbuka 12 Kali
- Nadal Dominasi Grand Slam, Kasihan dengan Thiem

Mengawali kiprah di Monte Karlo Masters, 15-21 April, Nadal gagal mempertahankan titel setelah terhenti di semifinal. Ia dikalahkan Fabio Fognini, 4-6, 2-6. Hasil serupa juga dirasakan petenis 33 tahun itu pada dua turnamen selanjutnya, Barcelona Terbuka (22-28 April) dan Madrid Masters (6-12 Mei).

Perlahan tapi pasti, permainannya mengalami perbaikan dan berhasil menjuarai Roma Masters (13-19 Mei) dan Prancis Terbuka. “Secara mental, setelah Indian Wells, saya mengalami penurunan besar. Bahkan, sempat mempertimbangkan untuk menutup musim ini demi memulihkan cedera,” kata Nadal.

Petenis yang kerap disapa Rafa itu memang beberapa kali dibebat cedera lutut kanan hingga tak jarang menyerah dari petenis non-unggulan. Sang pelatih, Carlos Moya, mengaku prihatin karena belum pernah melihat anak didiknya tertindas seperti yang dialami pada paruh pertama musim ini.

“Pilihan lain adalah bermain sambil menahan rasa sakit. Tapi, ini tak disarankan dan saya keberatan kembali (ke lapangan) seperti ini. Secara fisik, pemulihan otot tendon lutut yang sobek memang butuh waktu. Walau biasanya saya bisa menahan sakit ketika bermain tapi ini berbeda,” ujar Nadal.

Meski dihadapkan pada situasi sulit, Nadal menegaskan tak pernah berpikir pensiun. Setidaknya dalam waktu dekat karena petenis berjulukan King of Clay (Raja Tanah Liat) itu masih mampu bersaing. “Saya hanya merenung dan berpikir butuh waktu istirahat untuk memulihkan kondisi,” katanya.


Baca Juga :
- Jelang Semfinal Roland Garros, Berikut Head-to-Head Nadal vs Federer
- Dominic Thiem Geram Sesi Konferensi Persnya Dipotong karena Serena Williams

Melihat apa yang sudah dilalui, wajar bila Nadal sangat puas dengan kemenangan di Prancis Terbuka. “Lewat sikap, energi, dan kesiapan berkompetisi, (gelar) ini menjadi bagian terindah, tahun ini. Rasanya fantastis melihat dua gelar dan pencapaian tiga semifinal,” ujar petenis asal Spanyol tersebut.

Nadal pun mengaku beruntung karena memiliki orang-orang terdekat, termasuk tim yang selalu memberi dukungan. “Saya tidak pernah merasa sendirian, ke mana pun saya pergi. Saya memiliki tim inti yang sama dan berkomunikasi setiap hari dengan keluarga bercerita tentang apa yang saya alami,” kata Nadal.*MUHAMMAD RAMDAN

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA