#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Kamp Latihan Sassuolo Berani Diadu dengan Milik Klub Raksasa
13 Juni 2019 12:09 WIB
SASSUOLO – Sekarang dan masa depan, US Sassuolo mulai berbenah di segala area. Pencapaian terbaru klub berjuluk I Neroverdi itu adalah Mapei Football Center (MFC): sebuah komplek latihan superelite untuk menunjang perkembangan para pemain. Ini merupakan bagian proyek jangka panjang Presiden Giorgio Squinzi untuk menjadikan Sassuolo sebagai pesaing Liga Champions.

MFC dibangun di atas tanah seluas 45 ribu meter persegi, memakan waktu selama 15 bulan. Pada komplek pelatihan mewah tersebut terdapat enam lapangan (satu sintetis), dua gym, media center, pusat kebugaran, sampai area perkantoran.

“Untuk melangkah ke depan dibutuhkan keberanian dan keyakinan. Komplek baru ini merupakan wujud ambisi Sassuolo dalam mengejar mimpi besar kami; Liga Champions. Berapa lama waktu yang dibutuhkan? Saya tidak tahu, yang pasti kami akan terus berjuang,” papar Squinzi pada peresmia MFC, Senin (10/6) kemarin.


Baca Juga :
- Kesempatan Kedua untuk Andrea Silva
- Masa Depan Fiorentina Dirumuskan

 Memang, tidak akan instan. Tapi Sassuolo ingin membangun kekuatan secara perlahan. Mulai dari papan tengah, zona Liga Europa, baru kemudian bersaing di jalur Liga Champions. Untuk mencapainya, skuat yang kompetitif saja tidak cukup. Perlu juga infrastruktur yang memadai dan sarana latihan yang menunjang. MFC merupakan langkah pertama menuju ke sana.

“Belakangan ini, banyak yang bertanya kenapa saya tidak mencari peruntungan di klub lain. Saya jawab, saya sudah berada di klub besar dan tak ingin pergi,” ujar pelatih Roberto De Zerbi. Dia sangat yakin bahwa Sassuolo sedang berada di trek yang tepat dan akan terus berkembang seiring waktu. “Presiden meminta Liga Champions? Bagi saya itu bukan tekanan tapi motivasi. Saya yakin kami punya potensi untuk berlaga di kompetisi elite Eropa.”

Keyakinan tersebut sudah tertanam dalam pikiran para pemimpin klub, termasuk Direktur Giovanni Carnevali. “Dalam sepak bola, terlalu banyak orang bicara tanpa tindakan. Namun kami melakukannya lewat bukti nyata. Centro ini wujud ambisi kami,” katanya. “Dulu saat masih di kasta rendah, Squinzi pernah berkata bahwa kami akan tampil di San Siro suatu hari nanti. Dan pada akhirnya itu terwujud. Sekarang, ada Liga Champions. Kami tetap percaya.”


Baca Juga :
- Fonseca Tak Sabar Bekerja di Trigoria
- Inter Mempercepat Transfer Lukaku

Setelah pusat latihan, berikutnya adalah membangun skuat tangguh. Tahapnya ada dua: memastikan para pemain yang akan bertahan, baru kemudian mencari amunisi buat melengkapi tim. Saat ini, masa depan Stefano Sensi masih diragukan karena rumor kedekatan dengan AC Milan, sementara Alfred Duncan juga diminati Atalanta BC. Sementara Kevin-Prince Boateng juga tak yakin lanjut pasca pulang dari FC Barcelona.

“Saya akan bicara dengan para pemain, ingin tahu apakah mereka masih punya semangat untuk melanjutkan perjuangan bersama Sassuolo. Mungkin dengan adanya pusat latihan baru bisa melahirkan antusiasme,” kata De Zerbi.* Dari Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA