#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Cedera Parah, Durant Tak Lagi Jadi Buruan Utama
13 Juni 2019 15:05 WIB
OAKLAND – Kevin Durant seharusnya jadi buruan utama dalam bursa perpindahan pemain NBA, musim panas nanti. Dengan statusnya sebagai megabintang, banyak klub yang ingin merekrut selepas berakhirnya NBA 2018/19.

Kontraknya dengan Warriors memang berakhir usai 2019/20. Namun, ia memiliki opsi keluar hingga berhak tak meneruskan pada tahun terakhir. Pilihan mengakhiri kerja sama biasanya diambil agar sang pemain mendapat gaji lebih besar, musim berikutnya.

Yang bersangkutan juga dapat melakukan negosiasi ulang soal gaji jika klub lama ingin mempertahankan. Sayang, dengan cedera achilles yang kini menimpa, Durant bukan lagi bintang dalam pasar free agent sebab semua klub pasti akan berpikir dua kali.


Baca Juga :
- Usai Juarai NBA, Pelatih Toronto Raptors Berencana Latih Timnas Basket Kanada
- Anthony Davis ke Lakers, LeBron James Senang Bukan Kepalang

Maklum, achilles bukan cedera sembarangan karena seorang pemain bisa menepi setahun. Jika seperti ini, opsi bertahan bakal jadi pilihan terbaik bagi Durant. Apalagi, gaji musim terakhirnya cukup tinggi, 31,5 juta dolar AS (sekitar Rp 448,4 miliar).

Nasib yang menimpa Durant mendapat perhatian khusus dari legenda NBA, Charles Barkley. Sosok yang berlaga di Final NBA 1992/93 bersama Phoenix Suns tersebut menyalahkan klub milik Joe Lacob dan Peter Guber tersebut atas cedera Durant.

“Warriors memang patut disalahkan. Tak peduli apa pun yang nantinya mereka (manajemen) katakan (sebagai alasan). Mereka seharusnya tak memaksakan pemain yang cedera untuk berlaga,” ujar Barkley, merujuk penampilan Durant di gim kelima.

Sebelum diturunkan dalam final NBA 2018/19 di Scotiabank Arena, Toronto, awal pekan ini, kondisi Durant memang dipertanyakan. Ini karena ia belum bisa berlatih secara normal, sebagaimana terlihat dalam dua sesi latihan di markas Raptors itu.

Namun karena Warriors dalam keadaan terjepit usai tertinggal 1-3, Steve Kerr, sang arsitek tim, memilih untuk mengambil risiko dengan memainkan Durant. Hasilnya, Durant yang awalnya hanya cedera betis, harus keluar di awal kuarter kedua.

Setelah menjalani pemeriksaan, Durant pun divonis mengalami masalah pada achilles. Kondisi pemain bernomor punggung 35 itu membuat klub-klub peminat gigit jari. Utamanya New York Knicks yang sangat ngebet untuk mendatangkannya.

Setelah terpuruk dalam beberapa musim terakhir, tim yang bermarkas di Madison Square Garden (MSG) tersebut berencana menyatukan Durant dan Kyrie Irving. Selain itu, Raptors juga dikabarkan siap memboyongnya selepas musim ini.

Penyebabnya adalah potensi hengkangnya Kawhi Leonard yang disebut-sebut tertarik dengan Los Angeles Clippers atau Lakers, yang notabene klub kampung halaman. Padahal, Raptors menawarkan banyak hal jika dirinya memilih bertahan.

Tunggu Kondisi

Meski terancam tak dilirik klub, pengamat basket ESPN, Bobby Marks, punya pandangan lain. Dengan kebintangan yang dimiliki, ia percaya klub-klub tetap ingin memboyong Most Valuble Player (MVP) 2013/14 tersebut dengan kontrak maksimal.


Baca Juga :
- Lakers Kirim Tiga Pemain ke Pelicans untuk Dapatkan Jasa Anthony Davis
- INFOGRAFIS: Bukti Ekspansi NBA ke Kanada Berhasil

“Saya melihat mereka tak peduli cedera Durant. Lagipula, mungkin di paruh kedua musim 2019/20, Durant sudah bisa bermain. Jika memberi kontrak empat hingga lima tahun, mereka dapat manfaat jangka panjang dari Durant,” kata Marks.

Namun, Marks menambahkan, klub-klub peminat tetap memperhatikan perkembangan pebasket kelahiran Washington D.C. tersebut. Jika ternyata cedera itu berpotensi membuat performa Durant anjlok, mereka dipastikan mundur.*KRISNA C. DHANESWARA

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA