#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Timnas Vanuatu dan Manuver Politik HAM Papua dalam Laga Uji Coba di Jakarta
13 June 2019 11:49 WIB
AWAL tahun ini, Vanuatu membuat merah mata dan telingan sebagian besar masyarakat Indonesia. Pasalnya, pemerintah Vanuatu memberi karpet merah kepada organisasi payung perjuangan kemerdekaan Papua atau the United Liberation Movement for West Papua.

Tingkah pemerintah Vanuatu soal Papua ini sudah berlangsung sejak pertengah 2017 sila. Ketika itu, dalam sebuah Debat Umum Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Vanuatu menuntut adanya pengadilan internasional terkait pelanggran HAM di Papua. Situasi ini membuat hubungan diplomasi Indonesia-Vanuatu memanas.

Namun, suasana tak hangat itu tak berlaku dalam sepak bola. Buktinya, pada Sabtu (15/6) nanti, timnas Indonesia akan menjau timnas Vanuatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Negeri yang terdiri dari 82 pulau ini diundang PSSI untuk menguji kekuatan sepak bola Indonesia.


Baca Juga :
- Suporter Cilik Getarkan Stadion Madya
- PSSI Lambat Tangani Masalah Timnas Senior

Tak bisa dimungkiri, sepak bola selalu jadi alat diplomasi andal. Keretakan selalu bisa diobati oleh sepak bola. Pun dengan dengan situasi diplomasi Indonesia dan Vanuatu saat ini. Lewat laga uji coba ini, hubungan lebih baik dinamis, harmonis, dan bersimbiosis mutualisme dapat terjalin.

Memang tak ada pernyataan resmi dari PSSI maupun VFF (ferdasi sepak bola Vanuatu). Begitu halnya dengan pemerintah Indonesia dan Vanuatu. Tetapi, berlangsungnya pertandingan uji coba antara kedua timnas, setidaknya memberi kabar merdu, dendam politik tak selayaknya ditabur.

Karenanya, pertandingan Indonesia melawan Vanuatu, menjanjikan laga sengit. Apalagi, saat ini Negeri yang terletak di sebelah timur Australia dan sebelah utara Selandia Baru itu menempati peringkat ke-166 dalam rangking FIFA. Kualitas sepak bola Vanuatu dan Indonesia dinilai tak jauh berbeda.

Karenanya, pelatih Indonesia Simon McMenemy, mengaku cukup mewaspadai kejutan yang akan ditimbulkan Vanuatu. Apalagi, sejak ditangani pelatih muda Paul Munster, Vanuatu menjelma jadi kekuatan baru di Oceania. Jelang menghadapi Indonesia, Vanuatu bahkan meraih hasil positif.

Pasukan Munster sukses memenangi turnamen segitiga, melawan Fiji dan Tahiti. Pada laga pertama, Vanuatu menang 2-0 atas Tahiti, lantas bermain imbang tanpa gol kontra Fiji. “Saya cukup senang dengan hasil ini, karena kami tidak kebobolan. Kami sudah sangat siap melawan Indonesia,” kata Munster.


Baca Juga :
- Simon McMenemy Menanti Vonis
- Uston Nawawi Angkat Bicara Soal Lini Tengah Timnas

Dalam laga ini, Munster kemungkinan membawa susunan pemain terbaiknya. Pemain terbaik yang dimaksud adalah pemain-pemain yang tampil dalam kejuaraan Oceania Football Confederation (OFC) Cup U-23 2015. Saat itu, Vanuatu U-23 menjadi runner-up setelah ditaklukkan Fiji lewat drama adu penalti.

Tim U-23 itulah yang kini menjadi tulang punggung timnas senior Vanuatu dalam asuhan Munster. Pemain andalan seperti Jason Thomas dan Mitch Steven Cooper dipastikan ikut dalam lawatan ke Indonesia. Sementara itu, PSSI memastikan kesiapan GBK untuk pertandingan uji coba ini.* Furqon Al Fauzi 

BERITA TERKAIT

news
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA