#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Fan Tak Perlu Cemas, MU Punya Rapor Bagus pada Laga Pembuka Musim
13 June 2019 11:22 WIB
MANCHESTER - Meskipun Liga Primer belum lama selesai, jadwal lengkap 2019/20 akan segera diumumkan hari ini. Manchester United FC (MU) dan Manchester City FC bersemangat untuk kembali beraksi, meskipun untuk alasan yang sangat berbeda. Yang jelas, sejauh ini Setan Merah masih jadi lawan yang ditakuti di laga pembuka musim.

Untuk The Citizens, skuat Josep “Pep” Guardiola berharap untuk melanjutkan dominasi mereka di tanah Inggris setelah memastikan status sebagai tim pertama yang mampu memenangi treble domestik musim lalu: Liga Primer, Piala Carabao, dan Piala FA.

Man. City juga akan menyamai rekor MU yang memenangkan liga tiga kali berturut-turut jika berhasil merebut kembali mahkota juara mereka pada 2019/20. Meskipun, tak bisa dimungkiri, mereka pasti akan sekali lagi menghadapi persaingan ketat dari Liverpool FC setelah juara Liga Champions 2019 itu ketinggalan hanya satu poin pada musim lalu.


Baca Juga :
- David De Gea Merasa Terhormat Bisa Perpanjang Kontrak di Manchester United
- The Saints Tidak Terkalahkan di Empat Laga Terakhir Semua Ajang

MU, di sisi lain, akan berjuang untuk melupakan bencana musim lalu dan menebus diri setelah hanya menang dua kali dalam 12 pertandingan terakhir. Ini juga akan menjadi musim penuh pertama Ole Gunnar Solskjaer di Old Trafford setelah menggantikan Jose Mourinho pada pertengahan kampanye tahun lalu sebagai pelatih sementara.

Meraih awal yang mengejutkan, pelatih asal Norwegia itu menjalani 11 pertandingan pertamanya tanpa kekalahan, serta kemenangan sensasional melawan PSG di Liga Champions, membuatnya mendapatkan pekerjaan secara permanen dan dia akan putus asa untuk membuktikan diri setelah penampilan timnya menurun pada akhir musim.

Bukti Sejarah

Satu fakta menarik, sejarah menunjukkan bahwa MU adalah tim yang paling ditakuti di akhir pekan pembukaan. Hingga saat ini Setan Merah masih memegang rekor kemenangan pada Matchweek 1, dengan memenangkan 18 dari 27 pertandingan pembukaan mereka.

Setelah penalti cepat Paul Pogba, Luke Shaw mencetak gol penentu MU musim lalu saat mengalahkan Leicester City, 2-1, pada Agustus 2018. Kemenangan itu membuat poin rata-rata Setan Merah pada pertandingan pembukaan menjadi 2,15.

Itu rekor terbaik untuk klub yang telah memainkan setidaknya empat laga Liga Primer, sedikit di atas rata-rata Chelsea FC, dengan 2,11 poin per pertandingan, yang membuka awal musim lalu mereka dengan kemenangan 3-0 di Huddersfield Town.

Sheffield United yang promosi sebagai runner up Divisi Dua (Championship) 2018/19 mengantongi rata-rata 2,33 poin pada pekan pembukaan. Walau baru tiga kali merasakan bermain di Liga Primer, The Blades tak pernah kalah, menang dua kali, termasuk ketika mengalahkan MU 2-1 (1992/93), dan sekali meraih hasil imbang.


Baca Juga :
- Man. City Butuh Laporte
- Tottenham Tembus Empat Besar

Sesama tim promosi, Aston Villa FC, juga memenangi lebih banyak game daripada hasil imbang atau kalah di akhir pekan pembukaan dalam 24 musim mereka di Liga Primer. Sedangkan, meski Norwich City FC hanya memenangi satu dari delapan laga pembuka, itu kemenangan penting karena diraih saat tandang melawan Arsenal FC pada 1992/93.

Setidaknya, tiga klub promosi itu bertekad mengikuti langkah Nottingham Forest, yang memperoleh catatan terbaik setelah 10 pertandingan pertama oleh tim yang baru menginjakkan kaki di Liga Primer, pada 1994/95. *** NURUL IKA HIDAYATI

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA