#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Eks Bintang Arsenal Sempat Ingin Pensiun demi Keluarga
13 June 2019 14:34 WIB
SERANGKAIAN trauma pribadi telah mengubah perspektif hidup Jack Wilshere sebagai pesepakbola profesional. Gelandang West Ham United FC itu mengaku sempat berpikir gantung sepatu saat menyaksikan putranya Archie menderita penyakit yang tak dapat dijelaskan di mana di saat yang sama ia tengah berjuang mengatasi cedera kaki serius.

Wilshere mengungkapkan momen terburuk dalam hidupnya tersebut terjadi antara 2015 dan 2016. Diawali dengan cedera yang dialaminya saat latihan. Tak dinyana, insiden itu adalah awal dari musibah yang jauh lebih menakutkan. Archie, anak pertamanya, mendadak sering mengalami kejang-kejang.

“Sungguh, rasanya sulit menerima itu karena saya sedang berusaha pulih, lalu tiba-tiba Archie yang sebelumnya selalu terlihat sehat, kejang-kejang di lantai. Itu terjadi setiap hari selama tiga-empat bulan. Ada kalanya di tengah malam kami harus bergegas ke rumah sakit,” ujar Wilshere mengungkapkan.


Baca Juga :
- Jarang Dimainkan, Arsenal Tetap Perlu Kontribusi Oezil
- Guendouzi Diprediksi Bakal Jadi Gelandang Top Dunia

Wilshere dan istri biasanya akan duduk hampir setiap malam karena sebagian besar serangan kejang terjadi malam hari. “Saya seperti lupa semua tentang sepakbola. Saya ingat mengatakan kepada istri saya, ‘Saya tidak yakin bisa melakukan ini lagi’,” lanjut pemain 27 tahun itu.

Wilshere masih memperkuat Arsenal FC, kala hidupnya hancur berantakan karena mengkhawatirkan Archie. Delapan bulan dihabiskannya di sela-sela perjuangannya memulihkan kakinya. Dalam film dokumenter Athlete’s Stance, Wilshere dengan jujur mengakui bahwa anak adalah segalanya.

“Itu membuat Anda sadar sepakbola bukan segalanya. Untuk itu saya sangat berterima kasih kepada (pelatih) Arsene Wenger, karena kepekaannya. Dia berkata kepada saya, 'Dengar, kamu urus putramu, berapapun waktu yang dibutuhkan’.”

Itu sebabnya rentang cedera Wilshere seperti tidak pernah berakhir. “Orang-orang tak tahu. Mereka mengatakan, 'Dia selalu terluka. Dia sangat rentan cedera. Dia takkan pernah bugar'. Tetapi mereka tidak menyadari apa yang terjadi di balik pintu tertutup.”


Baca Juga :
- Bintang Arsenal Berjanji Akan Kembali Mengunjungi Rwanda
- Penyuka Komedi Satire dan Ingin Mengubah Stigma terhadap Pesepak Bola

Selama empat-lima bulan pertama, Wilshere mengakui tak ingin menjalani rehabilitasi. “Fokus utama saya adalah Archie. Itu membuat Anda mengubah cara berpikir tentang berbagai hal. Saya seorang pesepakbola. Tapi keluarga selalu menjadi yang utama. Syukurlah sekarang anak saya telah membaik.”

Musim lalu, Wilshere, absen lima bulan tapi kembali di tiga dari empat laga terakhir The Hammers. “Kini target saya adalah kembali ke tim dan memenangi sebanyak mungkin pertandingan. Saya ingin kembali untuk Archie dan adiknya. Anak kedua saya belum pernah melihat saya bermain, jadi saya harus melakukannya untuknya juga.”*NURUL IKA HIDAYATI

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA