#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Pep Guardiola Ingin Cuti, Man. City Waspada
13 June 2019 14:51 WIB
MANCHESTER – Josep Guardiola merupakan jaminan mutu. Sejak sukses mempersembahkan treble 2008/09 untuk FC Barcelona, pelatih yang akrab disapa Pep itu selalu menarik perhatian banyak klub. Guardiola menangani Barcelona pada 2008 hingga 2012 diikuti FC Bayern Muenchen (2013-2016), dan Manchester City FC (2016-sekarang).

Hanya saja, di dunia ini tidak ada yang abadi. Pun demikian dengan statusnya sebagai pelatih.  Kontrak Guardiola bersama Man. City telah berlangsung tiga musim hingga Juni ini. Namun, sejak Juli 2018, masa bakti pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut diperpanjang dua musim hingga 2021 mendatang.

Namun sepertinya Pep tak akan bertahan lama bersama The Citizens. Maksimal, hingga 2020 mendatang. Kabarnya, ia berencana untuk cuti jika Man. City berhasil menjuarai Liga Champions musim depan. Trofi tersebut memang menjadi sesuatu yang paling diidamkannya sejak kali terakhir meraihnya bersama Barcelona pada 2010/11 lalu.


Baca Juga :
- Leroy Sane Mulai Proses Pemulihan, Diberi Semangat oleh Legenda Klub Rival
- Agresivitas Aston Villa pada Bursa Transfer Tak Sebanding dengan Performa di Lapangan

Beberapa sumber di Inggris melaporkan, Guardiola berencana untuk cuti atau istirahat sejenak dari gemerlap sepak bola jika Man. City mampu menjuarai Liga Champions. Sebelumnya, Pep juga pernah rehat selama satu musim usai meninggalkan Barcelona pada 2012 dan baru menangani Muenchen pada 2013.

Alasannya ketika itu jenuh. Sebab, Pep butuh istirahat setelah empat musim bekerja keras bersama Blaugrana. “Saya butuh mengisi ulang baterai kehidupan saya. Tuntutan profesi ini sangat besar. Saya harus istirahat sejenak,” kata Guardiola pada Mei 2012.

Guardiola bersama Man. City sudah memasuki tahun keempat. Dalam tiga musim terakhir, dia sukses mempersembahkan enam gelar untuk klub sekota Manchester United tersebut. Termasuk, Liga Primer Inggris 2017/18 dan 2018/19.

Wajar, jika Guardiola bakal istirahat musim depan. Kendati dalam beberapa pekan terakhir, pria 48 tahun ini dikaitkan dengan Juventus FC. Itu akibat I Bianconeri belum menemukan sosok yang tepat setelah hengkangnya  Massimiliano Allegri. “Tak ada tempat yang lebih baik untuk bekerja daripada di Inggris,” ujar Pep menampik rumor bakal melatih Juventus.

Langkah Antisipasi


Baca Juga :
- Sikap Eriksen Bikin Bingung Tottenham
- Mentalitas Jadi Faktor Penentu Kesuksesan Awal Liverpool

Di sisi lain, Man. City telah mulai langkah antisipasi jika Guardiola benar-benar pergi. Salah satu nama yang tepat untuk menggantikannya adalah Mauricio Pochettino yang mengantar Tottenham Hotspur FC ke final Liga Champions 2018/19. Pria asal Argentina itu menangani Spurs sejak 27 Mei 2014.

Pochettino berhasil mengangkat Spurs menjadi salah satu kuda hitam di Inggris dan Eropa. Apalagi, menilik usianya masih tergolong muda, 47 tahun. Namun semua tergantung Pep. Juara Liga Champions 2019/20 mungkin membuatnya cuti. Andai gagal lagi, tentu ia akan mencoba peruntungan pada tahun terakhirnya bersama Man. City.*CHOIRUL HUDA

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA