#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Nyaman! Verstappen Pilih Setia dengan Red Bull
14 June 2019 12:00 WIB
MONTREAL – Max Verstappen mengaku belum memikirkan soal masa depan dan ingin fokus mengembangkan mobil Red Bull Racing, RB15, dan tampil sebaik mungkin. Pembalap asal Belanda itu pun masih yakin dengan keberhasilan proyek yang sedang dilakukan oleh pabrikan asal Austria tersebut.

Pada tujuh lomba awal musim ini, Verstappen baru dua kali naik podium, masing-masing Grand Prix (GP) Australia dan Katalunya. Tapi, sejauh ini, lomba cukup baik karena selalu finis di posisi lima besar. Ia pun belum memikirkan untuk pindah ke tim lain yang punya mobil lebih kuat daripada RB15.

“Saya belum berpikir akan selama apa di Red Bull. Tapi, pasti akan sulit menentukan pilihan masa depan. Sejauh ini, saya masih nyaman dan merasa ini tempat yang cocok. Saya cukup nyaman dengan tim ini dan sepertinya itu membantu untuk bertahan lebih lama,” kata Verstappen via Crash.net.


Baca Juga :
- INFOGRAFIS: Persaingan Verstappen dan Leclerc Selamatkan F1
- FIA Berencana Bawa Kembali Prosedur 'Isi Bensin' di Formula 1

Keputusan tim untuk memakai mesin Honda, tahun ini, dinilai akan berdampak pada masa depan Verstappen. Terlebih, saat ini, Red Bull masih cukup kesulitan menandingi kekuatan Ferrari dan Mercedes. Tapi, Verstappen menegaskan bahwa ia akan bekerja keras untuk mencapai kinerja yang diinginkan.

“Seperti yang selalu saya katakan bahwa saya menikmati dengan sendiri. Pastinya kami sadar untuk terus melakukan yang lebih baik. Tapi, saya yakin dengan proyek tim dan Honda. Kami masih bekerja keras untuk mencapai performa terbaik dan memantau sejauh apa perkembangannya,” ujar Verstappen.

Verstappen membuat kejutan di Grand Prix (GP) Kanada karena tak dapat menembus kualifikasi satu (Q1) dan harus memulai lomba dari grid ke-11. Namun, ia memiliki start bagus dan berhasil memperbaiki posisi. Ia pun berharap tim dapat memperbaiki masalah RB15 saat tampil di sirkuit berkarakter cepat.

“Jika memiliki tenaga lebih besar, mobil yang lebih seimbang, segalanya akan terlihat berbeda. Waktu di Monako, kami jadi tim terbaik kedua, sedangkan di Montreal, tak terlalu baik. Meski cukup kompetitif, musim lalu, kami bekerja keras meningkatkan mobil dan tahu yang perlu dikembangkan,” katanya.

Soal performanya di Kanada, Verstappen sudah menduga jika dirinya akan mengakhiri lomba di posisi tersebut. Untuk itu ia tak merasa kecewa dengan kinerja RB15 di sepanjang perlombaan. Bahkan dirinya cukup senang karena dapat finis di posisi tersebut setelah melewati kualifikasi yang sulit.

“Kami sudah semaksimal mungkin tapi itu bukan posisi yang kami inginkan. Meski tak senang dengan keadaan tapi Anda membutuhkan poin di perlombaan. Kami berhasil mendapatkan dan bagaimanapun, saya akan tetap finis di posisi kelima, meski memulai dari posisi keempat,” kata Verstappen.


Baca Juga :
- McLaren Tetapkan Komposisi Pembalap Musim 2020
- Kontrak Sirkuit Silverstone Diperpanjang, F1 GP Britania Raya Bertahan Sampai 2024

Tapi, pengembangan yang dibawa Red Bull di Kanada memberi dampak lebih baik bagi RB15 di sektor trek lurus. “Sayap depan yang baru memberi perbedaan saat di sektor lurus, begitu juga dengan sayap belakang. Jadi cukup sulit untuk membedakan mobil ini dengan yang terdahulu,” ia menambahkan.

Rekan setimnya, Pierre Gasly, merasa tim harus bekerja lebih keras agar memiliki kinerja lebih baik pada lomba berikutnya. “Kami harus menganalisa semua dan melihat apa yang perlu ditingkatkan. Tapi, saya rasa, kami harus bekerja keras sebelum sampai pada lomba berikutnya. Semoga berhasil,” kata Verstappen.*MUHAMAD FADLI RAMADAN

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA