#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Selain Kiper, Ederson Punya Kemampuan Jadi Bek atau Gelandang
15 June 2019 14:25 WIB
MANCHESTER – Kiper Manchester City FC Ederson Moraes telah menunjukkan dirinya nyaman dengan bola. Ini membuat banyak pihak tidak melihat alasan mengapa pemain asal Brasil tersebut tak bisa mengisi posisi berbeda di lapangan. Gelandang The Citizens Bernardo Silva mengklaim Ederson memiliki kemampuan sebagai pemain outfield.

Kelebihan itulah yang menarik perhatian dan meyakinkan pelatih Josep “Pep” Guardiola untuk menghabiskan banyak uang demi mendapatkan kiper yang cocok dengan filosofi sepak bolanya. Angka 35 juta paun menjadikan Ederson kiper termahal dalam sejarah transfer The Citizens. Gelar Liga Primer dan Piala Liga diraihnya di tahun pertamanya.

Sejak bergabung ke Etihad pada 2017, Ederson langsung menjadi bintang di Liga Primer dengan mengklaim gelar back-to-back dan treble domestik untuk Tim Manchester Biru. Dia, pada usia 25 tahun, dianggap sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di planet ini dan salah satu garis pertahanan terakhir yang paling mampu diandalkan.


Baca Juga :
- Liga Primer Belum Mulai, Van Dijk Sudah Kirim Sinyal Perang untuk Man. City
- Gara-gara Patricio, Man. City Gagal Raih Trofi di Cina

Maka, wajar bila Bernardo yang begitu terkesan oleh kualitas kedua kaki Ederson tersebut berani mengklaim sang kiper sangat mampu memainkan peran sebagai pemain outfield. Playmaker asal Portugal itu tak ragu mengatakannya kepada Sporf ketika ditanya apakah Ederson mampu beroperasi lebih jauh di atas lapangan.

“Saya sangat percaya itu. Ederson bias dan memiliki kapasitas untuk bermain di luar gawang, mungkin dengan lebih banyak memegang bola, sebagai pemain bertahan maupuan gelandang,” kata Bernardo.

Tetapi, Ederson bukan satu-satunya superstar di Etihad. Pasukan Guardiola dipenuhi dengan talenta-talenta kelas dunia, sementara pemain yang berada di ruang ganti The Citizens juga secara luas dianggap sebagai salah satu komposisi pemain yang terbaik dalam bisnis ini. Termasuk Bernardo sendiri.

Bernardo, yang telah menginjak usia 24 tahun ini telah menjelma sebagai bintang super Man. City dengan kemampuannya sendiri, menyumbang 13 gol, dan 14 assist sepanjang musim kompetisi 2018/19. Namun, pada kenyataannya pria Portugal itu lebih senang melontarkan pujian kepada orang lain.

Masih kepada Sporf, Bernardo juga mengatakan sesuatu tentang Guardiola. Utamanya cara sang pelatih menetapkan standar untuk menjadikan Man. City kekuatan yang dominan di dalam dan luar negeri. “Dia sangat perfeksionis, mengatur kami (pemain) agar tahu apa yang perlu dilakukan kapan saja, dalam situasi apa pun di lapangan.”


Baca Juga :
- VIDEO: Pemain-pemain Terpenting Manchester City di Setiap Posisinya Musim 2018/19
- Level Permainan De Bruyne Belum Kembali Benar

Satu lagi, Bernardo juga tidak menyembunyikan fakta betapa dirinya adalah penggemar berat striker The Citizens, Sergio Aguero. Penyerang asal Argentina itu adalah pencetak gol terbanyak Man. City sepanjang masa dan seorang striker yang bisa mengklaim sebagai yang terbaik di Liga Primer yang pernah ada.

"Yah, seperti yang telah saya katakan sebelumnya, saya tidak ingat semua striker, saya cukup muda, tetapi dari apa yang saya ingat, ya, Kun Aguero adalah yang terbaik," kata Silva.*NURUL IKA HIDAYATI

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA