#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Djanur Mengkritik Tiga Pemain Asing Persebaya yang Masih Mandul
17 June 2019 13:37 WIB
SURABAYA – Persebaya Surabaya akan menghadapi laga berat lawan Madura United, Rabu (19/6). Laga leg pertama perempat final Piala Indonesia 2018/19 itu akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.

Namun, sebelum menghadapi tim sesama Jawa Timur itu Persebaya tampil mengecewakan saat uji coba. Melawan tim Liga 3 PSID Jombang, Bajul Ijo hanya bermain imbang 1-1 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (14/6) lalu. Karuan saja hal itu memantik kekecewaan Bonekmania, julukan suporter Persebaya.

Setelah pertandingan selesai, Bonek memberikan kritik keras kepada tim kesayangannya. Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman mengakui timnya belum siap dalam hitungan hari jelang lawan Madura United. "Masih harus ada perbaikan sana-sini dan itu kelihatan sekali," ujarnya, Minggu (16/6).


Baca Juga :
- Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2019, Kamis 14 November
- Aji Akan Kembalikan Filosofi Bermain Persebaya seperti Era Pertengahan 1990-an

Meski demikian Djanur tetap beralasan bahwa saat uji coba skuatnya belum lengkap. Ada beberapa pemain senior absen karena memperkuat timnas. Menurut Djanur beberapa pemain muda yang baru dipromosikan juga belum terlihat siap diturunkan.

Djanur juga mengkritik barisan penyerang asingnya yang belum maksimal. "Mereka belum sepenuhnya fit. Amido Balde, Manuchekhr Dzhalilov, begitu juga Damian Lizio," ujar pelatih 61 tahun itu.

Selain tidak tampil maksimal, ketiga pemain asing Persebaya itu juga mandul. Dalam laga lawan PSID yang mencetak gol justru pemain lokal yang berposisi bek yakni Muhammad Syaifuddin. Selain itu dalam tiga laga Liga 1 ketiga pemain asing Bajul Ijo itu juga belum pernah mencetak gol.

Problem lini depan ini juga dinilai belum bisa diantisipasi Djanur. Padahal ia mengaku terus men-drill semua penyerang Persebaya. “Kami belum menemukan permainan terbaik. Akhirnya lini belakang yang cetak gol," ujar mantan pelatih Persib Bandung itu.

Panen Sanksi

Sementara itu dalam dua laga kandang Persebaya mendapatkan sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Pertama ketika melawan Kalteng Putra karena suporter menyalakan flare dan melakukan pelemparan di stadion sehingga diberi sanksi Rp 100 juta.

Melawan PSIS selanjutnya Persebaya kembali kena sanksi. Kali ini lebih besar, karena penyalaan flare kembali Persebaya harus membayar Rp 150 juta. Selain itu pemain Persebaya Elisa Basna juga mendapatkan sanksi akibat tendangan brutalnya dalam laga lawan PSIS berupa larangan bermain dua kali dan denda Rp 10 juta.

Dikonfirmasi soal banyaknya sanksi, manajer Persebaya Candra Wahyudi memilih bungkam. Telepon serta pesan singkat yang dikirim TopSkor sama sekali tidak direspons.


Baca Juga :
- Menjamu PSM dalam Laga Usiran di Balikpapan, Persebaya Bisa Diperkuat David Da Silva dan Irfan Jaya
- Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2019, Selasa 12 November

Namun, sebelumnya Candra pernah angkat bicara mengenai Elisa. Menurut dia jika memang terbukti melakukan pelanggaran disiplin pasti harus diperiksa. "Tidak hanya Elisa. Siapa pun yang melakukan pelanggaran disiplin pasti ada sanksinya," kata Candra.*M Bahrul Marzuki

 

loading...

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA