#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
INFOGRAFIS: Beto Tak Lekang Termakan Usia
17 June 2019 12:10 WIB
JAKARTA - Kemenangan telak timnas Indonesia 6-0 atas Vanuatu dalam laga uji coba di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (15/6), menjadi hari yang tak terlupakan bagi penyerang timnas Indonesia Alberto Goncalves.

Empat gol dicetak pemain yang akrab disapa Beto tersebut ke gawang lawan yang dikawal alumnus kiper timnas Vanuatu U-20 dalam Piala Dunia U-20 di Korea Seletan 2017, Dick Taiwia. Quattrick Beto diciptakan pada menit ke-2, 48, 61, dan 74.

Torehan ini sekaligus menggenapi 12 gol Alberto Goncalves da Costa dalam 12 penampilannya bersama timnas Indonesia sejak 2018. Gol pertama Beto untuk tim Merah Putih dia lesakkan ketika Indonesia memukul Myanmar 3-0 dalam laga persahabatan, 10 Oktober 2018 silam.


Baca Juga :
- Doa Dutra Terkabul, Pemain Timnas Mulai Senyum
- Indonesia Harus Waspada Taktik Tekanan Tinggi Vietnam

“Empat gol ke gawang Vanuatu tentu saja menbuat saya semakin percaya diri untuk total memberikan yang terbaik bagi timnas Indonesia, Tapi semua gol itu, tentu tidak lepas karena dukungan pemain-pemain lainnya, jadi saya tak ada artinya tanpa mereka.

Pemain kelahiran Belem, Para (Brasil), 31 Desember 1980 mengawali karier sepak bolanya bersama tim lokal amatir, Sport Club Belem (1999). Ketika itu usianya belum genap 19 tahun dan sudah bersaing di kompetisi kasta kedua Brasil.

Kini, ia pun tak peduli meski usianya sudah menginjak 38 tahun lebih. Beto bahkan akui kecewa jika publik ada yang menilai usianya yang tak muda lagi menjadi kendala untuk seorang pemain sepak bola.

“Ya kecewa kalau masih mempermasalahkan usia untuk saya. Buktikan saja di lapangan, saya masih cukup segar dan kuat tampil di banyak turnamen dan kompetisi, termasuk Timnas Indonesia. Soal usia itu khan hanya angka saja, yang penting khan di lapangan,” kata pemain yang sudah mengoleksi tujuh gelar top scorer di berbagai ajang di Indonesia itu.

Beto mengaku untuk menjaga stamina agar tetap fit, ia selalu menjaga pola makan sehat dan istirahat yang cukup. “Saya banyak makan makanan yang berprotein, daging sapi, ayam, dan ikan. Sebab setelah latihan atau pertandingan kita banyak kehilangan protein. Saya juga lakukan kebiasaan rata-rata pemain Brasil, makan kacang merah dan nasi. Itu yang harus ada dalam menu setiap hari,” ucap mantan penyerang Sriwijaya FC dan Persipura Jayapura itu.

Bahkan, Beto juga kerap menambah porsi latihan sendiri usai berlatih bersama tim. “Saya ada program sendiri latihan finishing dan joging.  Jadi itu tips saya, dan jangan bertanya lagi soal usia, saya khan masih mampu bermain dan tidak kalah dengan yang muda-muda,” ucap pemain yang sudah mengoleksi 177 gol dalam kompetisi reguler di Indonesia sejak 2007 sampai 2019 itu.

Beto pun kini hanya butuh torehan satu gol lagi untuk menyamai rekor pemain naturalisasi tertajam di timnas Indonesia, yaitu Cristian “El Loco” Gonzales yang mengoleksi 13 gol dari 31 laga bersama skuat Merah Putih. Meski menjadi WNI di usia yang tidak muda, El loco dan Beto bisa dibilang menjadi pemain naturalisasi terbaik untuk timnas Indonesia. 

“Jujur saja, sejak keinginan pertama kali menjadi WNI tahun 2017, tujuan saya bukan Timnas Indonesia. Namun karena istri dan anak-anak saya orang Indonesia serta tinggal bersama saya di Indonesia. Gol-gol itu (kemarin) untuk masyarakat Indonesia, juga saya berikan untuk istri saya (Rosmala Dewi,red), karena tanggal 26 Mei 2019 lalu, melahirkan putri ketiga saya (Dalila Roesmala da Costa,red),” ujar Beto.***NOVAL LUTHFIANTO


Baca Juga :
- Timnas Indonesia Cari Formula untuk hadapi UEA
- Update Timnas di Dubai: Cuaca Sangat Panas dan Rumput Lapangan Agak Panjang

 

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA