#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
INFOGRAFIS, Pintu Keluar Terbuka Buat Neymar
18 June 2019 12:53 WIB
PARIS – Sebelumnya, Neymar dan Kylian Mbappe seperti tidak mungkin meninggalkan Paris Saint Germain. Bagi kebanyakan klub besar Eropa, kedua bintang tersebut sudah dipahami sebagai anak emas. Khususnya bagi pemilik klub, Nasser Al-Khelaifi. Bagi billionaire asal Qatar tersebut, tidak ada dalam kamusnya menjual pemain. Yang ada adalah membeli dengan harga fantastis.

Status sebagai pembeli seperti sudah menjadi “hukum” yang tidak tertulis. Intinya, uang bukanlah persoalan bagi klub yang di bawah perusahaan Qatar Sports Investments ini. Neymar dan Mbappe pun mendapatkan berbagai kemewahan. Termasuk status mereka. Karena itu, bagi klub yang tertarik untuk mendatangkan Neymar dan Mbappe, mereka harus berpikir ulang karena keduanya hidup dalam sangkar emas PSG.

Namun, sejak kemarin, situasinya mulai berbeda. Diawali dengan pernyataan Al-Khelaifi melalui harian olahraga Prancis, L’Equipe: “Saya tidak ingin melihat lagi perilaku tidak bagus dari pemain. Jika ada pemain yang tidak bahagia, pintu terbuka bagi mereka.” Ya, pernyataan tersebut pun kemudian memicu masa depan Neymar. Kini, sangkar emas tersebut terbuka dan Neymar dapat pergi jika memang dia tidak betah lagi di klub asal Paris (Prancis) tersebut.


Baca Juga :
- Tampil Lagi di Liga Champions, Zidane Malah Antiklimaks
- Los Blancos Tumpul di Paris

“Mereka datang ke sini bukan hanya untuk memberikan keuntungan bagi mereka. Dan, jika mereka tidak setuju, pintu keluar kami terbuka. Saya tidak ingin memiliki pemain dengan tingkat selebritas,” katanya, menegaskan. Demikianlah, peringatan itu khusus untuk Neymar. Meski tidak secara tegas mengatakan nama si pemain, tapi apa yang terjadi dalam dua bulan terakhir ini rupanya membuat kesal orang nomor satu PSG tersebut. Les Parisiens pun kabarnya sudah siap untuk mengisi peran atau posisi Neymar.

Ada enam pemain yaitu bintang Barcelona, Philippe Coutinho. Selanjutnya adalah Nicolas Pepe, bintang yang tampil mengesankan bersama Lille pada musim lalu (2018/19). Kedua pemain ini adalah target utama untuk didatangkan ke Parc Des Princes. Sedangkan opsi lainnya adalah Paulo Dybala (Juventus), Leroy Sane (Manchester City), Richarlison (Everton), dan Anthony Martial (Manchester United).

Namun, sebelum PSG melalukan perburuan, isu transfer Neymar pun kini mulai menjadi perhatian publik sepak bola Eropa. Ke mana bintang asal Brasil ini? Barcelona langsung menutup kemungkinan kembali mendatangkan pemain setelah melepas Neymar ke PSG pada 2017 lalu dengan nilai transfedr 222 juta euro. Sulit bagi Barcelona untuk membawa kembali bintang Brasil yang saat ini absen dalam Piala Amerika 2019 tersebut karena cedera.

Selain soal harga yang kemungkinan tidak akan kurang dari jumlah yang dikeluarkan PSG serta gaji mencapai 30 juta euro per tahun, pemain ini rentan dengan cedera. Neymar juga bermasalah di luar lapangan. Terakhir contohnya. Dia dituduh melakukan kekerasan seksual terhadap wanita asal Brasil yang kasusnya kini masih menggelinding.

Kini, kasus baru muncul lagi tapi masih terkait tuduhan penggelapan pajak. Harian Brasil, Folha, mengabarkan bahwa Neymar kembali diselidiki terkait penggelapan tersebut yang mencapai 15 juta euro, sebagai bagian pembayaran transfer dari Santos ke Barcelona. Penyelidikan ini pun kemudian membuat Pemerintahan Brasil menyegel sejumlah propergi yang dimiliki Neymar. Dan, ternyata, ada 36 properti atas nama Neymar dan keluarganya.

Kehadiran Neymar di PSG bahkan dinilai lebih banyak memberikan sisi negatif. Musim lalu contohnya, dia tidak dapat tampil ketika PSG menghadapi Manchester United (MU), Maret lalu, yang kemudian membuat klubnya kembali gagal mewujudkan ambisi meraih gelar ini. Ironisnya, Neymar kemudian mengkritik wasit pemimpin pertandingan lewat instagram. Karena pernyataan tersebut, Neymar pun dijatuhi sanksi tiga laga tidak boleh main oleh UEFA pada musim 2019/20 ini.


Baca Juga :
- Courtois Meragukan, Terlihat Rapuh Menjaga Gawang Madrid
- Zidane Jadi Sasaran Tembak Mantan Bintang Madrid

Dalam final Piala Prancis, saat PSG kalah dari Rennes, Neymar memukul seorang suporter ketika saat mengambil medali runner-up karena kekalahan tersebut. Untuk aksinya itu, Neymar pun dijatuhi sanksi dua laga di ligaPrancis. Pers Brasil kemudian menyebut Neymar dengan “pengecut”. Itulah serangkaian kasus Neymar yang membuat pemilik PSG siap melepasnya.* Irfan Sudrajat


 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA