#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Juventus Rasa Napoli
18 June 2019 04:03 WIB
ANTONIO Conte, pelatih yang berjasa besar dalam membawa Juventus mendominasi Seri A. Tanpa Conte, tidak akan ada scudetto kedelapan beruntun. Namun, Conte meninggalkan Juventus untuk bergabung ke Chelsea dengan kesan yang tidak bagus. Ketegangan dengan manajemen dan kepergiannya pun memberikan kesan buruk bagi tifosi. Karena itu, ketika ada isu Conte akan kembali ke Juventus, manajemen si Nyonya Besar langsung menyanggahnya.

Conte kemudian meninggalkan Chelsea. Kepergian Conte pun kemudian diisi oleh mantan pelatih yang pernah menjadi pesaingnya ketika masih di Juventus: Maurizio Sarri. Sarri meninggalkan Napoli untuk melatih The Blues. Sebelum meninggalkan Napoli, Sarri tetap mampu menjaga persaingan yang tajam antara Napoli dan Juventus asuhan Massimiliano Allegri. Ya, sebelumnya ada Conte vs Sarri (Juventus vs Napoli), lalu ada Allegri vs Sarri. Musim lalu, persaingan kedua tim ini tidaklah setajam sebelumnya.

Sarri merupakan rival utama Juventus. Kini, takdir Sarri justru malah ke Juventus. Hanya memang, dia harus “mampir” dulu ke Chelsea sebelum menerima tawaran si Nyonya Besar. Tiga musim lalu, pendukung Juventus tentu tidak akan menyangkah bahwa pada akhirnya klub kebanggaan mereka justru dilatih oleh sosok yang pernah mereka kritik dan musuhi. Harapan pendukung Juventus dalam meraih gelar Liga Champions kini justru ada di tangan pelatih yang pernah menjadi pesaing utama.


Baca Juga :
- Jalan Terjal Liverpool
- Kekuatan Barca Bakal Lebih Dahsyat

Kedatangan Sarri pun disambut tanpa antusias yang besar. Tapi, itu tampaknya bukan bagian paling seru dan dinantikan dalam Seri A. Yang paling dinantikan adalah momen pada musim 2019/20 nanti ketika Sarri justru akan menghadapi Napoli dalam ajang Seri A. Momen saat Sarri akan kembali datang ke Stadion San Paolo untuk menghadapi I Partenopei, tim yang berhasil dibangunnya dengan identitas yang sangat kental dengan sepak bola menyerang.

Bersama Sarri, banyak yang menilai bahwa Juventus memiliki ambisi menjadi tim dengan permainan atraktif. Dan, yang lebih penting, tim atraktif yang juga meraih gelar Seri A dan Liga Champions. Inilah tujuan utama Juventus mendatangkan sang pelatih yang gemar merokok. Sarri akan mencoba merancang permainan Juventus dengan cara yang berbeda. Dengan jalan yang lain. Bukan lagi Juventus ala Conte atau Allegri, melainkan Juventus rasa Napoli.


Baca Juga :
- Conte Mampu Membuat Pemain Bangkit
- Kini Banyak yang Meragukan Solskjaer

Permainan Juventus dan Napoli memang berbeda. Napoli ala Sarri mengutamakan permainan dengan aliran bola yang cepat dan pendek tanpa melupakan kekuatan pertahanan. Musim lalu, banyak yang menilai permainan Juventus membosankan. Kini, dengan kehadiran Sarri, tifosi Juventus bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan. Ini pula cara Sarri dalam mengambil hati pendukung Juventus.*Irfan Sudrajat


 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA